Beranda Hukum Kriminal Jambret bikin korbannya babak belur,pelaku didor polisi

Jambret bikin korbannya babak belur,pelaku didor polisi

357
0
BERBAGI
korban jambret sedang dalam perawatan

Koresponden koranmerah (02/04/2018)

Polisi pada jumat (02/02) berhasil membekuk seorang pelaku jambret yang berhasil membuat korbannya luka parah saat mengambil barang milik korban.Adapun pelaku jambret tersebut adalah dani akbar alias doni warga pande mas,kelurahan sekarbile ,kota Mataram.Sebelumnya doni membuat babak belur korbannya saat hendak mengambil paksa barang korban di jalan panji masyarakat,kelurahan kekalik jaya sekarbele.

Rilis kepolisian menceritakan saat itu korban yang seorang perempuan itu sedang melintas di sekitaran kekalik ,tiba tiba korban dipepet oleh dua orang ,kemudian dengan sekejap mengambil hape milik korban yang di taruh di kantong dashboard depan.Korban pun mengejar pelaku yang tak lain adalah doni,namun digang buntu korban di hadang hingga jatuh dari sepeda motornya dan mengalami luka lecet dilengan kiri dan robek dipelipis,korban juga mengalami kerugian Rp 2,6 jt.

Mendapat laporan,polisi polres mataram bergerak cepat dengan melakukan identifikasi di Tempat Kejadian Perkara (TKP),sehingga didapati keterangan bahwa pelaku menggunakan sepeda motor jenis Yamaha mio nopol DR 3506 DZ dengan ciri kedua pelaku masih muda dan kurus,salah satunya menggunakan jaket warna biru.

Tim resmob polres mataram bergerak dengan mengidentifikasi pemilik sepeda motor tersebut,setelah hasil penyelidikan A1 atau tepat,maka polisi segera melakukan penggerebakan, yang mana ternyata pelaku sedang bersembunyi di rumah istrinya di daerah kekeri kecamatan gunung sari,lombok barat,polisi menemukan sepeda motor yang dimaksud di halaman rumah istrinya.

Mengetahui kedatangan polisi,pelaku doni hendak kabur,polisi memberikan tembakan udara sebagai peringatan,namun doni tak mengindahkan,polisipun terpaksa menembak kaki  kanan pelaku.

doni,pelaku jambret saat di polres mataram

Dari rumah istrinya ditemukan juga baju jaket warna biru sesui keterangan pada saat penyelidikan.Dalam introgasi yang dilakukan polisi,doni mengakui sudah melakukan penjambretan HP (oppo neo 7) dan kini sedang dibawa oleh temennya saat menjambret dengan inisial AD.polisi kini masih melakukan pengejaran terhadap AD.doni dijerat pasal 363 dengan ancaman penjara maksimal 7 tahun penjara.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here