Beranda Hukum Kriminal Curi sarang burung senilai puluhan juta,orang ini di dor ,lalu disangkarkan

Curi sarang burung senilai puluhan juta,orang ini di dor ,lalu disangkarkan

387
0
BERBAGI
Kapolres Mataram,AKBP Muhammad menunjukkan barang bukti saat ekspos kasus pencurian sarang burung walet.
koresponden koranmerah (17/02/2018)
Iwan cahyadi alias iwan (26) warga lingkungan kampung Banjar,kelurahan Ampenan,kota Mataram,NTB,harus mendekap di balik sangkar jeruji di Polres Mataram.ia menjadi tersangka pencurian sarang burung walet .korbannya adalah Muhammad Harahap,warga kelurahan Pajang dan Saleh Bagis,warga lingkungan Dayen Peken,Ampenan,kota Mataram serta Guraisy,warga Dusun Montong Tangar Desa Batu Kuta,Lingsar.
Iwan melakukan pencurian di 2 tempat,yakni di jln.saleh sungkar lingkungan Batu Raja,kelurahan Ampenan utara,kec.Ampenan kota Mataram. Selain itu  iwan juga berhasil membobol sarang burung walet di dusun Montong Tangar, Desa Batu Kuta,Lingsar.
Sumber kepolisian menyebutkan iwan melancarkan aksinya di lingkungan batu raja dengan cara merusak jendela bangunan tempat surung walet di budidayakan.lalu kemudian mengambil  sarang burung walet seberat 2 kg dengan nilai Rp 16 juta.Sedangkan di dusun monton tangar,iwan berhasil mengembat sarang burung walet senilai Rp 42 juta.
Penangkapan iwan berdasarkan keterangan rekannya Saidun yang sudah tertangkap terlebih dahulu.dimana saidun menerangkan bahwa ia melakukan pencurian dengan iwan dan IP (dalam pengejaran) .
Lalu mereka berdua digerebek tim reskrim polres mataram di sebuah rumah,namun sayang mereka kabur.polisi pun menetap DPO atas mereka.
Polres mataram pun mengendus keberadaan iwan pada hasil selasa (13/02) di kos kampung banjar ampenan.polisi pun melakukan penyergapan,namun iwan berusaha kabur dan tidak mengindahkan tembakan peringatan.akhirnya polisi terpaksa menembak kaki kirinya untuk menghentikan iwan.iwanpun dibawa ke rumah sakit bayangkara.
Dari keterengan iwan,ia melakukan kejahatan bersama dengan IP,SR,DN,ML dan FL.semuanya kini dalam daftar pencarian orang (DPO).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here