Beranda Nasional Ada yang langsung makan mentah

Ada yang langsung makan mentah

553
0
BERBAGI
Warga memenuhi deratan pantai selatan Lombok untuk menangkap Nyale.
Koresponden koranmerah (07/3/2018)
Warga dari berbagai penjuru di Pulau Lombok tumpah ruah di pantai Seger,Kuta,Lombok Tengah,NTB.mereka datang untuk menangkap Nyale,sejenis cacing laut,yang menurut kepercayaan masyarakat sasak adalah jelmaan putri raja yang fenomenal bernama Putri Mandalika.
Putri Mandalika menurut sejarahnya terjun ke laut pantai seger untuk menghindari pertumpahan darah dari kalangan pangeran yang berusaha menjadikannya sebagai istri.sebelum terjun ke laut,sang putri berpesan.
“Nanti aku akan datang pada tanggal 20 bulan 10 penanggalan sasak untuk kalian semua,wahai rakyatku. “ucap putri mandalika,lalu terjun ke pantai seger.
Lalu rakyat kerajaan tonjeng beru beserta para pangeran melihat sejenis cacing laut yang berwarna warni dan kemudian dinamakan Nyale (bhs :Nyala).Sejak saat itulah,pada tanggal 20 bulan 10 penanggalan sasak,warga datang ke pesisir pantai selatan untuk ‘Bau’(bhs:menangkap) Nyale.Pada tahun ini,pemerintah daerah bersama pemerintah propinsi dan pusat mengambil nama acara Festival Pesona Bau Nyale.
Pantauan di Pantai Seger,Kuta.pada pukul 04.00 dini hari (7/2),warga sudah berbondong-bondong turun ke pantai seger yang segera penuh dengan lautan manusia yang menunggu kedatangan sang putri dalam bentuk cacing laut.akhirnya setelah waktu tiba,satu persatu cacing nyale muncul,warga dengan antusias menangkapnya dengan menggunakan sorok (bhs:alat penangkap ikan yang terbuat dari jaring nyamuk).
Warga bergembira riang menangkap nyale,rasa syukur mereka tak terhingga,sang putri yang ditunggu-tunggupun muncul.warga bahkan ada yang memakannya langsung.
“Saya makan satu botol plastik”ujar Sri,salah seorang warga.
Warga mempercayai dengan memakan nyale baik mentah maupun diolah akan menjadikan awet muda dan panjang umur,yang perempuan akan semakin cantik,begitu juga bagi kaum pria.
“Hanya sekali setahun,kita bisa menikmati nyal.”ujar sri.
Sementara di pasar Sengkol,Pujut,sederetan pedagang menjajakan nyale,tak menunggu lama,nyale sudah ludes diburu warga.meski harganya terbilang mahal,hanya sebaskom kecil bisa mencapai Rp 100.000.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here