Beranda Publik Politik Karena Ruko, Hajjah Zubaidah tantang Haji Maulana tukar tempat tidur

Karena Ruko, Hajjah Zubaidah tantang Haji Maulana tukar tempat tidur

384
0
BERBAGI
Suasana pertemuan antara pemilik ruko dan warga, pemilik rumah di Karang Bali,Praya,Lombok Tengah
Koresponden Koranmerah (03/4/2018)

Pembangunan Rumah Toko alias Ruko di Karang Bali depan areal pasar Karang Bulayak, Praya, Lombok Tengah, NTB menuai protes warga.mereka mendatangi kantor DPRD Lombok Tengah hari ini,Selasa (04/3).
Warga mengadu ke Komisi 3 perihal nasib rumah mereka yang terganggu dengan pembangunan ruko milik Haji Maulana.Diterima ketua komisi 3, Mayuki dan anggota komisi 3, Mashudi.Mereka meminta pemerintah segera melakukan pembongkaran,karena SK pembongkaran sudah ditanda tangani oleh Bupati Lombok Tengah.Dimana pembangunan ruko tersebut positif dinyatakan bermasalah,tidak sesui dengan izin yang dikeluarkan pemerintah,yang mengatur  harus berjarak 70 cm dari rumah warga disampingnya.
Dalam pertemuannya  di kantor DPRD,warga dan pemerintah tidak menemukan titik temu.Akhirnya dewan beserta Kepala Dinas Perizinan Lombok Tengah, Dinas PUPR dan Kepala Sat Pol PP Lombok Tengah langsung meninjau lokasi pembangunan.
Ruko milik Haji Maulana di Karang Bali,Praya
Dalam pertemuan dengan kedua belah pihak, antara pemilik rumah dan pembangun ruko, berlangsung panas.Salah seorang pemilik rumah,Hj.Zubaedah menuding Haji Maulana tidak punya etikat baik untuk menyelesaikan persoalan.Padahal,pemerintah sudah mengeluarkan SK pembongkaran, karena tidak sesui dengan IMB.bahkan Zubaedah menantang Haji Maulana bertukar tempat tidur, agar ia merasakan penderitaannya karena pembangunan ruko itu yang telah menjepit rumahnya dan beberapa rumah warga lainnya.
“Begini saja pak,persoalan ini sudah lama,tapi bapak tidak punya etikat baik untuk menyelesaikannya.bapak pindah tidur saja kerumah saya.saya pindah ke rumah bapak,biar bapak tau perasaan kita karena pembangunan ruko yang tidak sesui dengan IMB.”ketus Zubaedah.
Sementara itu,menjawab pernyataan Zubaedah.Haji maulana menyatakan sedang mencarikan jalan terbaik atas persoalan ini.Salah satu tawarannya adalah mencarikan rumah baru.
“Kita sedang cari alternatif lain untuk menyelesaikan persoalan ini,tapi tentu tidak semudah membalikkan telapak tangan.kita sedang carikan uang segala,ini kan uang besar.”timpal Haji Maulana.
Sementara itu,dalam pembicaraan dengan pihak terkait.Pemerintah Daerah dan Dewan akan mengawal pembangunan ruko ini.Pemerintah juga akan menempatkan Pol PP dan Dinas PUPR agar pembangunan ruko tersebut mematuhi aturan izin IMB.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here