Beranda Nasional Peringatan Hari Buruh di Mataram,Berikut tuntutannya

Peringatan Hari Buruh di Mataram,Berikut tuntutannya

205
0
BERBAGI
Perayaan hari buruh di NTB.Sumber Gambar: Pihak Ketiga
Koresponden Koranmerah (Selasa,2/5)

Sejumlah organisasi pekerja melaksanakan demonstrasi di beberapa lokasi di Kota Mataram, Nusa Tenggara Barat (NTB) dalam rangka memperingati Hari Buruh Nasional setiap tanggal 1 mei.
Beberapa titik yang menjadi pusat aksi diantaranya Kantor Gubernur NTB, Disnaker Trans NTB dan Simpang empat BANK INdonesia cabang NTB. Yang dimana Gabungan Ribuan massa dari beberapa Gabungan oganisasi diantaranya, Komite Perjuangan Rakyat (KPR) Mataram, Serikat Pekerja Nasonal (SPN), Federasi Perjuangan Buruh Indonesia (FPBI).
Ketua Federasi Perjuangan Buruh Indonesia (FPBI) Kaharudin mengajak segenap rakyat untuk menyatukan kekuatan dalam mengahadapi pemiskinan yang dilakukan oleh Negara melalui Pemerintahan Neoliberalisme yang didukung oleh Partai dan elit – elit politik borjuasi, sehingga sudah saatnya Gerakan Rakyat Membangun alat politiknya sendiri.
” Negara ini seolah hanya milih para elit politik saja, maka saatnya rakyat untuk bergerak alat politik yang membangun,”ungkap Kaharudin
Ia juga mengungkapkan, Pemangkasan anggaran belanja subsidi yang terjun bebas, yang pada Tahun 2014 Rp.392 Triliun menjadi Rp.156 Triliun pada Tahun 2018. Sehingga berdampak pada Kemampuan ekonomi rakyat semakin menurun dan mengakibatkan rakyat miskin semakin di miskinkan.
Semua itu ia ungkapkan bukan tanpa alasan, yang dimana disisi lain, perundingan kenaikan upah yang semakin ditutup menghambat pertumbuhan upah lewat PP.78/2015 Tentang kenaikan upah Minimum yang bersandar pada inflasi dan pertumbuhan ekonomi Nasional. Upah naik hanya 8 persen tahun lalu ketika listrik melonjak 100 persen.
” Akibat dari kebijakan tersebut, buruh dan pekerja tidak mampu untuk memenuhi biaya kebutuhan hidup layak, pasar kerja fleksibel dalam wujud kontrak, outsourcing dan magang yang juga semakin menurunkan daya tawar buruh dan melemahkan perundingan yang berbuntut semakin tipisnya peluang untuk memperbaiki kesejahteraan.” Jelas kahar
Sementara, kebijakan-kebijakan pemerintahan jokowi-JK semakin mengarah pada kepentingan investasi dan pertumbuhan ekonomi dari berbagai paket kebijakan yang telah dikeluarkan. Kebijakan diambil untuk meningkatkan kepercayaan investor meski dengan harga penderitaan rakyat akibat tingginya beban hidup. Anggaran negara yang didapat dari pajak-pajak rakyat dihabiskan untuk mendanai mega proyek demi mendapat kepercayaan investor. Jalan-jalan tol, pelabuhan, dan bandara dibangun untuk kemudahan arus kawasan industry.
Namun sayangnya saat sampai di Disnakertrans Provinsi NTB masa aksi tidak menemui siapa- siapa, kantor kosong karena hari libur, sehingga dengan sendinya masa membubarkan diri.
Kabag Ops Polres Mataram Kompol M Taufik Mengatakan,  Untuk melakukan pengamanan, pihaknya menerjunkan srkitar 750 personil, yang terdiri dari personil Polres Mataram, Brimob dan Satyan Sabhara Polda NTB.
“Terkait pengamanan, kami telah terjunkan ratusan personil sehingga kondisi selama aksi, berjakan mulus.” pungkasnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here