Beranda Publik Politik Kerajinan Tangan Lombok Tengah ‘Patah Tangan’, Sebabnya menurut Kepala Dinas

Kerajinan Tangan Lombok Tengah ‘Patah Tangan’, Sebabnya menurut Kepala Dinas

354
0
BERBAGI
Kadis Perindustrian dan Perdagangan Lombok Tengah,H.Saman
Koresponden Koranmerah (7/5/2018)

Melemahnya bisnis kerajinan tangan di Lombok Tengah,NTB saat ini  menjadi pekerjaan rumah bagi pemda Lombok Tengah.Usaha kerajinan tangan gerabah dan ketak yang sebelumnya berjaya, kini ngos-ngosan tak mampu bersaing di era pasar global.

BACA JUGA: Nyelekit, Begini Penilaian Dewan terhadap ASN di Lombok Tengah

BACA JUGA: Gerabah Penujak Mati Suri, Ini yang akan dilakukan Pemda Lombok Tengah
Menurut Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Lombok Tengah, ada sejumlah faktor yang membuat lemahnya bisnis kerajinan di Lombok Tengah saat ini.
“Mereka tidak bisa mengikuti tren manajemen pasar saat ini.Dimana saat ini tren pasar adalah pasar wisata bukan pasar umum.”ungkap H.Saman.
Saman menyatakan pelaku industri tangan lambat mengikuti arus pasar global dan manajemen pasar modern.Karena jika mengandalkan manajemen pasar umur, maka akan sulit berkembang,karena permintaan yang berkurang.
“Lihat saja di pasar renteng itu,ditumpuk tumpuk.Harusnya mereka mengikuti pasar wisata.Ini kan kerajinan seni.yang pangsa pasarnya bisa menjangkau wisatawan.”ujar Saman.
Salah satu Art Shop Gerabah yang sudah tutup di Desa Penujak
Mantan Kabid ini juga mengungkapkan faktor lain adalah tidak mampunya perajin memberikan kualitas yang diinginkan oleh pembeli.Biasanya pembeli memberikan spesifikasi dan model kerajinan yang diinginkan.Namun ternyata,setelah di cek oleh pembeli,ternyata tidak sesui yang diinginkan.
“Kita tidak bisa maju karena perilaku perajin tidak pernah konseksuen terhadap order.Sudah dibentukkan ukurannya,modelnya dan halusnya,tapi tidak bisa terpenuhi.”pungkas Saman.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here