Beranda Nasional Lounching Gisa di Lombok Tengah.Yang belum ada KTP Elektronik Merapat

Lounching Gisa di Lombok Tengah.Yang belum ada KTP Elektronik Merapat

296
0
BERBAGI
Lounching Gerakan Indonesia Sadar Adminduk di Lombok Tengah (14/05/2018)
Koresponden koranmerah (14/05/2018)

Gerakan Indonesia Sadar Adminduk (GISA)  untuk wilayah NTB dilaksanakan di Kabupaten Lombok Tengah.Kegiatan ini berlangsung hari ini senen (14/05) di alun alun Tastura Praya.Hadir dalam lounching Gisa sejumlah pejabat dari 10 kabupaten kota.Sedangkan dari pemerintah pusat,hadir Dirjen Dukcapil, Prof. Zudan Arif Fakhrullah.Selain dihadiri para pejabat,warga pun terlihat tumpah ruah.
BACA JUGA : Ada Kampung Lele di Lombok Barat, Kesana Yuuuk !!!
Gisa ini bertujuan untuk menyadarkan kepada warga Indonesia untuk mengurus semua kelengkapannya sebagai warga Negara yang berkaitan dengan Administrasi penduduk,seperti Kartu Keluarga,KTP Elektronik,Akta Lahir ,Akta Nikah,Akta kematian dan administrasi lainnya yang berkaitan dengan administrasi kependudukan.
Sementara dalam sambutannya, PLT Bupati Lombok Tengah, Lalu Pathul Bahri mengucapkan terimakasihnya atas dilangsungkannya lounching Gerakan Indonesia Sadar Adminduk di Lombok Tengah.Pathul juga menjelaskan keadaan pengurusan Administrasi penduduk di Lombok Tengah.
“Keadaan kabupaten kami sampai tanggal 25 april 2018, untuk penduduk wajib KTp sekitar 752 ribu jiwa lebih.sementara yang sudah melakukan perekaman sebanyak 650 ribu jiwa lebih atau sekitar 87 persen.Sehingga sisanya 93 ribu jiwa lebih atau sekitar 12 persen.” Ungkap Pathul.
Dirjen Dukcapil,Bupati KLU dan Bupati Loteng tinjau perekaman EKTP di Alun Alun Tastura Lombok Tengah
Mantan wakil ketua DPRD Lombok Tengah ini juga menjelaskan yang sudah tercetak untuk KTP Elektronik sekitar 437 ribu lebih oleh pemerintah pusat dan yang dicetak di daerah sekitar 189 ribu lebih.sehingga yang sudah tercetak sektar 629 ribu lebih atau sekitar 83 persen dan yang siap cetak sekitar 55 ribu lebih.
“ Sejumlah kendala dihadapi yakni alat terkadang rusak.Alat KTP elektronik yang diberikan,semuanya sudah rusak.”pungkas Ketua DPC NU Lombok Tengah ini.
Sementara itu Dirjen Dukcapil, Prof. Zudan Arif Fakhrullah memberikan apreasiasi kepada NTB yang sudah mempercepat proses pendataan penduduk secara elektronik.
“Dulu posisi NTB di bawah 25,sekarang sudah berada di posisi ke 17.Saya optimis bisa segera pada posisi 10 besar.” Ujar Zudan.
Zudan juga menegaskan tidak ada alasan bagi daerah untuk tidak segera melakukan percetakan KTP Elektronik karena blanko elektronik tetap tersedia dan tidak dalam kondisi limit.
“ Blanko sudah tercetak 18,8 juta untuk tahun 2018.tidak ada alasan dinas dukcapil mengatakan blanko habis,sebelum habis dinas dukcapil bisa langsung mengambil ke pusat.”pungkas Zudan.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here