Beranda Nasional Tahun 2018 Ini, 100.000 Honorer Diusulkan Jadi PNS. Begini Kata Kemendikbud

Tahun 2018 Ini, 100.000 Honorer Diusulkan Jadi PNS. Begini Kata Kemendikbud

415
0
BERBAGI
Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Muhadjir Effendy .Kompas
Koresponden Koranmerah (Senen,04/06)

Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Muhadjir Effendy menyatakan, pihaknya telah mengusulkan mengangkat 100.000 orang guru honorer menjadi guru pegawai negeri sipil (PNS). Adapun kebutuhan guru PNS di sekolah negeri saat ini mencapai 988.133 orang.
“Yang kita usulkan 100.000 (orang) tahun ini,” kata Muhadjir di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Senin (4/6/2018).

BACA JUGA; Yang Honorer Wajib Baca. Ini Opsi dari DPR Dan Pemerintah

Muhadjir mengatakan, pihaknya akan mempertimbangkan kembali jumlah guru honorer yang diusulkan menjadi PNS pada 2019. Terkait kekurangan guru PNS yang mencapai 988.133 orang tersebut, Muhadjir mengaku, angka tersebut masih harus diteliti kembali. Kemendikbud akan mencocokkan dengan data yang dimiliki Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi.
Meskipun demikian, imbuh Muhadjir, Kemendikbud melakukan upaya efisiensi pemanfaatan guru. Ini adalah upaya untuk menjawab kekurangan guru PNS. Salah satu caranya adalah dengan memberlakukan program keahlian ganda dan multi subject. Artinya, guru tidak hanya mengajar satu mata pelajaran, namun bisa setidanya dua mata pelajaran.
“Di SMK namanya program keahilan ganda. Di sekolah umum, kita punya program multi subject, mereka (guru-guru) disekolahkan lagi untuk ambil kemampuan mengajar mata pelajaran lain,” ungkap Muhadjir.
Dalam program tersebut, Kemendikbud mensyaratkan setidaknya guru dapat mengajar dua mata pelajaran. Dengan demikian, diharapkan tingkat efisiensi guru dapat berjalan optimal.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul “Kemendikbud Usulkan 100.000 Guru Honorer Jadi PNS pada 2018”, https://nasional.kompas.com/read/2018/06/04/14174911/kemendikbud-usulkan-100000-guru-honorer-jadi-pns-pada-2018.
Penulis : Sakina Rakhma Diah Setiawan
Editor : Sandro Gatra

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here