Beranda Nasional Ketua DPRD Lombok Tengah Dorong BLK Jadi Alat Mengentaskan Kemiskinan

Ketua DPRD Lombok Tengah Dorong BLK Jadi Alat Mengentaskan Kemiskinan

297
0
BERBAGI
Ketua DPRD Lombok Tengah, Ahmad Fuaddi
Koresponden Koranmerah ( Minggu, 01/07)

Angka Kemiskinan di Kabupaten Lombok Tengah masih relatif tinggi pada posisi 15 persen. Meski angka kemiskinan setiap tahunnya mengalami gerak turun, namun tetap saja proyeksinya harus dipercepat. Hal ini disampaikan oleh Ketua DPRD Lombok Tengah, H.Ahmad Fuaddi.
Menurutnya, angka kemiskinan di lombok tengah tidak bisa diukur secara gamblang, mengingat sejumlah data masih simpang siur.
“ Tidak bisa kita pastikan berapa, karena data yang valid belum didapati, masih silang pendapat antara satu dinas atau kementrian.”ungkap Fuaddi.
Politisi golkar ini menyarankan semua pihak untuk berintegrasi agar data kemiskinan dapat diketahui dengan valid untuk memudahkan program kemiskinan tepat sasaran.
Tak hanya itu, menurut mantan kepala desa ini, hal terpenting yang harus dilakukan oleh semua pihak dalam mengentas kemiskinan adalah sinergitas antara satu bagian dengan bagian lainnya, terutama lembaga pelatihan yang harus didorong mencetak tenaga siap pakai.sehingga yang masih menanggur akan mendapatkan pekerjaan.
“ Dalam hal kemampuan tenaga kerja kita, maka ada Balai Latihan Kerja, BLK yang disiapkan untuk mencetak SDM siap pakai.inilah yang kami maksud berintegrasi.”jelas Fuad.
Lebih lanjut, fuad menjelaskan bahwa pengentasan kemiskinan tidak bisa ditumpukan pada satu dinas tertentu, namun harus bersama sama dengan perangkat lain, yang didalamnya adalah lembaga pelatihan.
“ Harus berintegrasi, tak bisa satu bagian.untuk itu BLK harus dikuatkan, semakin banyak peserta yang bisa dididik, maka semakin besar peluang mereka untuk bekerja di sector manapun terutama wiraswasta.”tambahnya.
Adek bupati lombok tengah, Suhaili FT ini juga berharap semua pihak mendukung pemerintah dalam mengentas kemiskinan ini, sehingga setiap orang memberikan kontribusinya bagi daerah.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here