Beranda Nasional DAM Mujur Tak Jelas Juntrungannya. Ternyata Menteri PU PR Ungkap Fakta Mengejutkan

DAM Mujur Tak Jelas Juntrungannya. Ternyata Menteri PU PR Ungkap Fakta Mengejutkan

1014
0
BERBAGI
Menteri PUPR Basuki Hadimuljono saat bersama TGB di desa Dakung
Koresponden Koranmerah ( Kamis, 5/7)

Pembangunan bendungan Mujur di Lombok Tengah, NTB hingga saat ini masih terlunta lunta. Meski Pansus sudah wara wiri ke sejumlah pihak untuk berkoordinasi terkait pembangunan bendungan tersebut hingga dibuatnya nota perjanjian percepatan pembangunan, namun hingga kini tak jelas juntrungannya.
Hal ini juga senada dengan disampaikan oleh Menteri Pekerjaan Umum dan  Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono yang mengungkapkan hingga saat ini pemkab lombok tengah tidak pernah sama sekali berkonsultasi dengan dirinya terkait kelanjutan pembangunan DAM Mujur tersebut.
Hal ini diutarakan Basuki saat hadir di desa Dakung, Lombok Tengah bersama wapres Jusuf Kalla untuk meninjau program stunting di desa itu.
“ Tidak pernah ( berkonsultasi). Tak cukup hanya dengan tanda tangan. Terjun lapangan juga.” Kata menteri basuki.
Basuki juga menjelaskan, pembangunan DAM Mujur tergantung pemda lombok tengah. Jika Larap  dan penyelesaian lahan bisa dilakukan maka pemerintah pusat akan melakukan pembangunan.
“ Tanya pemdanya.tergantung pemdanya, bagaimana mau membangun kalau lahannya tidak ada. Baru mau larap saja sudah ditolak oleh masyarakat.”Kata Basuki.
Menurut basuki, pembangunan DAM Mujur harus melewati serangkaian proses panjang sehingga pemerintah pusat bisa menganggarkan untuk pembangunan bendungan yang berada di kecamatan Mujur tersebut.
“ Jadi membangun bendungan itu ada prosesnya. Setelah lahan selesai baru desain dan disertifikat oleh komite keamanan bendungan. jadi sebelum membangun harus disertifikatkat. Ketika kita memutuskan membangun bendungan, itu kita menginvestasikan potensi bencana. Kalau jalan, lubang aja. Kalau bendungan jebol, itu tsunami.” Terang Basuki.
Intinya, menurut Menteri Basuki, pemerintah pusat akan menunggu dari pemda. Jika pemda mampu menyelesaikan lahannya, maka Kementrian PU PR akan mengajukan untuk di anggarkan pembangunannya.
“ Kami berkomitmen. Buktinya, bendungan Meninting di Lombok Barat kami bangun, bendungan  Beringin Sila di Sumbawa kami bangun.”pungkasnya.

BACA JUGA; Wapres Di Desa Dakung: Bukan Saja Badannya Kerdil Tapi Otaknya Kerdil

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here