Beranda Publik Politik Mahasiswa Tastura Malang Dorong Hapipi Nyaleg. Alasannya Bikin Prihatin

Mahasiswa Tastura Malang Dorong Hapipi Nyaleg. Alasannya Bikin Prihatin

1022
0
BERBAGI
Hapipi Jayadi saat melantik kepengurusan Matur Malang

Koresponden Koranmerah ( Selasa, 17/7)


Mahasiswa Tatas Tuhu Trasna (Matur) Malang, organisasi perkumpulan mahasiswa Lombok Tengah, NTB yang kuliah di malang mendorong salah satu alumni dan mantan dewan pembina Matur Malang untuk terjun ke politik praktis dalam perhelatan pemilihan legislatif 2018. Hal ini disampaikan oleh ketua umum Matur Malang, Firza Andrian Maulana

” Kita mendorong bang Hapipi Jayadi untuk menjadi calon legislatif, beliu adalah dewan pembina matur malang pada tahun 2015-2017.” katanya

Menurut mahasiswa jurusan Fakultas Ekonomi UMM ini, sosok Hapipi Jayadi sangat tepat jika berada di legislatif memperjuangkan hak hak rakyat, termasuk kepentingan mahasiswa khususnya yang sedang kuliah di malang.

” Temen temen mahasiswa menilai bang hapipi memiliki kemampuan untuk memperjuangkan hak rakyat dan memperjuangkan kepentingan mahasiswa. ia dikenal sebagai pelopor terbentuknya matur malang ini. jadi tidak ada alasan kami tidak mendukungnya jika ia mau mencalonkan dirinya.” katanya

Aan menyebutkan, sejauh ini mahasiswa kurang diperhatikan, salah satu contohnya adalah sampai saat ini asrama mahasiswa lombok tengah yang ada di malang tidak pernah direnovasi, apatah lagi beasiswa yang bisa digelontorkan untuk mahasiswa yang berprestasi maupun tidak mampu.

” Harusnya ini menjadi keprihatinan kita semua. temen temen mahasiswa butuh perhatian oleh pemda lombok tengah. asrama kami begini bentuknya, tidak karuan.” tandasnya

Hapipi Jayadi

Aan juga menyatakan secara kompetensi, hapipi tidak diragukan. Ia pernah menjadi dosen di malang dan saat ini sedang menjadi dosen di Universitas 45 Mataram.

” Beliu adalah dosen ilmu sosial dan ilmu politik. kami mengetahui track recordnya. dia pantas menjadi anggota dewan mewakili kepentingan pemuda dan mahasiswa serta masyarakat tertindas.”pungkasnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here