Beranda Hukum Kriminal HMI vs Polisi Di Dompu, Badko HMI Nusra Angkat Bicara

HMI vs Polisi Di Dompu, Badko HMI Nusra Angkat Bicara

259
0
BERBAGI
Ketua Badko HMI Nusra, Taufiqurrahman mengecam tindakan dugaan kekerasan yang dilakukan oleh oknum polisi Polres Dompu

Koresponden Koranmerah ( Selasa, 24/7)


Dugaan tindakan kekerasan terhadap salah seorang anggota HMI bernama Arif Wahyudin oleh oknum anggota polisi di Dompu membuat Pengurus Badan Koordinasi HMI Nusa Tenggara (Badko HMI Nusra) angkat bicara.

Ketua Bidang Hukum dan HAM Badko HMI Nusra Taufiqurrahman S.H mengecam keras tindakan represif aparat Kepolisian Republik Indonesia (Polri) terhadap kader Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) saat melakukan aksi di depan Mapolres Dompu pada Senin kemarin, (23/7/2018).

Menurutnya, di era demokrasi seperti sekarang ini, demonstrasi merupakan salah satu hak konstitusional tiap warga negara.

“Aksi damai HMI adalah hak konstitusional di era demokrasi, apalagi sebelumnya kader HMI diduga dianiyah oleh oknum kepolisian Polres Dompu, dan meraka melakukan Aksi depan Mapolres Dompu meminta keadilan adanya insiden tersebut kepada pihak Polres,” tegasnya dalam keterangan pers,selasa (24/7/2018)

Para pentolan HMI mengalami luka parah dan dirawat intensif di RS Umum Dompu. Menurut pria yang akrab disapa Opic Paradewa ini, seharusnya Polri menangani unjukrasa dengan bijak tanpa harus ada pemukulan dan pembubaran secara brutal.

“Kemandirian Polri agar humanis profesional hingga lepas dari militer Angkatan Bersenjata Republik Indonesia (ABRI) adalah buah perjuangan mahasiswa dan rakyat saat Reformasi 1998 dulu,” ujarnya.

Selain itu, iya juga meminta kepada Kapolri untuk mengatasi Khusus Persoalan ini.

“Jika tidak maka kami anggap kepolisian tidak profesional dalam menangani masalah Aksi demontrasi dan menegakkan Hukum secara Objektif,”kata Opic Paradewa

“Segera diproses oknum polisi sesuai prosedur hukum yang berlaku dan obati para aktivis HMI hingga pulih. Sebaiknya Polres Dompu legawa atas gelombang protes mahasiswa untuk meminta keadilan Penegakan Hukum oknum polisi Polres Dompu. Kalau tak sanggup lebih baik mundur saja,” pungkasnya

Sementara, hal yang sama di ungkapkan Sekretaris Umum Badan Koordinasi HMI Nusa Tenggara Hendri Harliawan, M.Si menyesalkan insiden tidak mengenakkan yang dialami anggota HMI Cabang Dompu. Ia menyesalkan kejadian dugaan penganiyayaan dan pengeroyokan terhadap salah seorang anggota HMI Dompu oleh oknum aparat kepolisian Polres Dompu.

“Kami meminta kepada Polda NTB untuk segera turun mengevaluasi kenerja anggotanya, biar tidak berlaku sewenang-wenang,” tegasnya.

BACA JUGA; Rusuh Di Polres Dompu, Caca Handika Dilarikan Ke Rumah Sakit

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here