Beranda Hukum Kriminal Polda Metro Jaya Tangkap Pilot Dan PNS Kemenhub

Polda Metro Jaya Tangkap Pilot Dan PNS Kemenhub

230
0
BERBAGI
Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Argo Wilyono/Net

Koresponden Koranmerah ( Minggu, 5/8)


Subdit I Ditresnarkoba Polda Metro Jaya berhasil menangkap pilot Regent maskapai Banglades berinisial GS yang kedapatan membawa narkoba jenis shabu. dan BC seorang PNS Kemenhub. hari ini Minggu,(5/8) sekitar pukul 13.00 WIB.

Penangkapan ini terjadi dibeberapa tempat berbeda yakni, di depan pintu masuk parkir VIP Angkasa pura II Bandara Halim Perdana Kusuma, dirumah tersangka GS, Gandaria Selatan, JakSel dan di kediaman BC di Cipayung, Jakarta Timur.

” Penangkapan ini berawal ketika polisi mendapatkan informasi dari masyarakat bahwa GS dan BC akan melakukan transaksi shabu. Selanjutnya tim melakukan pengecekan dan melihat kedua BC sedang melakukan transaksi, maka dilakukan penangkapan dan penggeledahan ditemukan Barang Bukti,” ucap Kombes Pol Argo Yuwono.

Lanjut Kabid Humas mengatakan, Hasil introgasi tersangka BC, informasi didapat dari GS yang sebelumnya melakukan komunikasi via WA untuk
menunggu di tempat transaksi.

“ Hasil introgasi tersangka GS, barang bukti dibeli 2 gram seharga Rp. 3,2 juta dari “G” (DPO) dan sudah 3 kali memberikan ke Tsk BC setiap melakukan tes simulator yang diuji oleh tersangka BC. Selanjutnya Subdit I Ditresnarkoba Polda Metro Jaya lakukan penggeledahan ke TKP 2 dan TKP 3 dan menemukan Barang bukti,” tegas Kombes Pol Argo.

Sementara itu, tersangka BC yang merupaka seorang PNS kemenkub di BKO Pilot yang bertugas sebagai penguji semua siswa sekolah penerbang dan mengeluarkan lisense, siswa yang lulus sekolah penerbang.

” Yang bersangkutan punya peran dalam kelulusan sekolah penerbang, uji simulator dan real flight semua pilot Indonesia maskapai dalam dan luar negri.” kata Argo

Barang bukti yang di sita dari tersangka GS dan BC di TKP 1 berupa 1 buah klip bening berisi shabu berat brutto 0,8 gr, ID Card atas nama tersangka BC dan 2 buah handphone. Selain itu, polisi menyita 1 (satu) set alat hisap sabu, 3 lembar alumunium foil bekas, ID Card Regent Airways dengan Nomor RA-1329 atas nama tersangka GS.

Tersangka GS dan BC dijerat Pasal 114 ayat (1) subsider pasal 112 ayat (1) juncto pasal 132 ayat (1) Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 35 Tahun 2009 Tentang Narkotika, dengan ancaman pidana hukuman mati, penjara seumur hidup, penjara paling singkat 5 (lima) tahun dan paling lama 20 (dua puluh) tahun dan pidana denda paling sedikit Rp. 1.000.000.000,00 (satu miliar rupiah) dan paling banyak Rp.10.000.000.000,00 (sepuluh miliar rupiah).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here