Beranda Nasional Respon PAN Terkait Jokowi Minta Relawan Berani Diajak Berkelahi

Respon PAN Terkait Jokowi Minta Relawan Berani Diajak Berkelahi

217
0
BERBAGI
Foto: Rakyatku.com

Editorial Koranmerah ( Minggu, 5/8)


Di SICC Sentul, Bogor, Joko Widodo (Jokowi) memberikan arahan. Intinya, relawan harus berani jika diajak berantem. Pernyataan ini disayangkan sejumlah pihak, termasuk Partai Amanat Nasional (PAN). Partai berlambang matahari terbit itu khawatir, pernyataan itu menimbulkan gesekan.

“Kita menyayangkan pernyataan Jokowi tersebut, karena dikhawatirkan bisa menimbulkan gesekan di tingkat grass root. Apalagi pernyataan itu disampaikan di tengah-tengah relawan yang memang akan diterjunkan ke masyarakat. Bisa saja orang menafsirkan hal itu sebagai justifikasi untuk melakukan tindak kekerasan,” kata Wasekjen PAN Saleh Daulay kepada wartawan, Minggu (5/8/2018) sebagaimana dilansir dari Detik.

Karenanya, Saleh mengingatkan, suhu politik semestinya terus dijaga agar tetap kondusif. Kandidat Pilpres diminta mendamaikan dan menenangkan pendukungnya.

“Merebut simpati masyarakat bisa dilakukan dengan pernyataan-pernyataan yang menyejukkan,” ujarnya.

Saleh yakin, pernyataan Jokowi bukan untuk membuat suasana panas. Dia juga berharap masyarakat tidak salah tafsir.

“Saya yakin, Jokowi tidak berniat membuat suasana panas. Bisa saja karena terlalu semangat lalu keluar pernyataan seperti. Mudah-mudahan saja masyarakat tidak ada yang salah tafsir,” ungkap Saleh.

Sebelumnya, saat Rapat Umum Relawan Jokowi di SICC, Sentul, Bogor, Jawa Barat, Sabtu (4/8/2018), Jokowi awalnya meminta relawan untuk bersatu, militan, dan kerja keras.

Saat acara, wartawan diminta keluar di tengah-tengah pidato Jokowi. Namun, video potongan pidato Jokowi itu kemudian beredar luas di media sosial. Jokowi meminta relawan berani jika diajak berantem.

Ketua Umum PROJO, Budi Arie Setiadi menegaskan, arahan Jokowi itu bukan berarti memerintahkan relawannya untuk berkelahi. Budi Arie lalu memberi versi lain dari potongan arahan Jokowi tersebut. Berikut penggalannya:

“Jangan bangun permusuhan, jangan membangun ujaran kebencian, jangan membangun fitnah fitnah, tidak usah suka mencela, tidak usah suka menjelekkan orang. Tapi kalau diajak berantem juga berani.” (Rakyatku.com)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here