Beranda Hukum Kriminal Pemda Loteng Evakuasi Pedagang Renteng Ke Terminal

Pemda Loteng Evakuasi Pedagang Renteng Ke Terminal

250
0
BERBAGI
Salah satu pedagang di pasar renteng yang sedang melihat sisa abu pasca Pasar Induk di praya itu dilahap api

Koresponden Koranmerah ( Rabu, 8/8)


Pemerintah daerah Lombok Tengah mengaku sangat terpukul dengan musibah kebakaran yang melahap 546 lokal pasar yang ada di Pasar Induk Renteng Praya. Pemda tak menyangka hal itu bisa terjadi mengingat pemda sudah melakukan yang terbaik untuk menjaga kondisi di pasar Renteng Praya.

“ Ini musibah yang harus kita sikapi dengan bijaksana.” Kata HL. Herdan, Kabag Humas dan Protokol Setda Lombok Tengah.

Saat ini menurut lalu herdan, pemerintah sedang melakukan upaya evakuasi 1.719 pedagang ke tempat baru disebelah barat los pasar yang terbakar, yakni di areal terminal. Langkah ini dilakukan pemda agar roda perekonomian tetap berjalan seperti sedia kala.

“ Kami sedang fokus memindahkan para pedagang. Tadi sudah dilakukan koordinasi yang dipimpin oleh asisten 2 sekda. “ kata Herdan.

Lebih lanjut herdan menyatakan pembagian lokal pasar akan dilakukan oleh pemda mengingat areal yang sangat terbatas. Sehingga tidak memicu pertengkaran antar sesame pedagang karena tidak kebagian tempat.

“ Kami minta kepada pedagang agar mau diatur. Kita jatahkan lokal paling tidak 2×2 meter untuk sementara waktu dulu. Kalau mereka yang mengatur, bisa seenaknya saja mengambil areal, sementara masih banyak yang belum dapat.” tandasnya.

Pemda Lombok Tengah evkuasi pedagang ke terminal renteng pasca terbakarnya los pasar

Sementara itu, pantau dilapangan alat berat sudah diterjunkan oleh pemda lombok tengah untuk membersihkan puing puing pasar. Pemda berencana akan membangun ulang pasar yang terbakar pada Senen malam (6/8) itu.

“ Kami tidak kebagian tempat di tempat yang baru. Kami minta pemda segera turun untuk mengatur kami yang tidak mendapatkan tempat ini.” Pinta Muksin, pedagang buah ditempat itu.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here