Beranda Nasional Sekjend PPP: Ketua Kampanye Jokowi Berinisal M. Siapakah Dia?

Sekjend PPP: Ketua Kampanye Jokowi Berinisal M. Siapakah Dia?

348
0
BERBAGI
sekjend ppp asrul sani
Sekjend PPP, Asrul Sani memberikan bocoran bahwa ketua tim pemenangan Jokowi berinisal M

Editorial Koranmerah ( Kamis, 16/8)


Sekretaris Jenderal PPP Arsul Sani mengatakan enggan membocorkan sosok ketua tim kampanye Joko Widodo (Jokowi)-Ma’ruf Amin. Termasuk, apakah sosok tersebut berasal dari partai atau non-partai politik. Demikian seperti diberitakan Republika.co.id.

Namun, Arsul memastikan nama ketua tim kampanye diawali huruf M. “Itu nanti kita lihat. Inisialnya tetap M,” ujar Arsul di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (16/8).

Saat ditanya apakah sosok tersebut mantan ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Mahfud MD, Arsul tidak menjawab lugas. Namun, ia meminta agar semua pihak kembali menunggu pengumuman resmi. “Ya segala kemungkinan bisa, jangan juga memastikan, nanti jadi masalah lagi,” ujarnya.

Arsul mengatakan nama ketua tim kampanye tersebut bakal diumumkan oleh Jokowi pada akhir pekan ini atau paling lambat awal pekan depan. “Pak Jokowi menentukan bersama KH Ma’ruf dan ketum partai siapa ketua tim pemenangan KIK, agak sabar sedikit,” ujar Arsul.

Direktur Populi Center Usep S Ahyar menilai, Mahfud MD berpeluang bergabung ke dalam tim kampanye Jokowi-Mahfud. Menurut dia, sikap terang-terangan Mahfud MD kepada publik mengenai dinamika pemilihan calon wakil presiden (cawapres) Jokowi hanya sikap emosional sesaat.

Ia mengatakan, saat ini posisi Mahfud masih menjabat sebagai anggota Dewan Pengarah Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP). Dengan demikian, secara tidak langsung Mahfud masih sering berhubungan dengan Jokowi maupun pemerintahan Kabinet Kerja.

“Pasti akan diperhitungkan dengan matang (sebagai tim kampanye), tapi masih mungkin, tetapi kalau ke Prabowo kayaknya agak susah,” katanya seperti dilansir Republika.co.id, Kamis (16/8).

Bagi Jokowi-Ma’ruf, Usep mengatakan, kehadiran Mahfud bakal sangat menguntungkan, terutama meredam situasi yang saat ini memanas. Ia menilai saat ini Mahfud masih sakit hati dengan keputusan Jokowi dan partai koalisi yang memilih Ma’ruf.

Namun, banyak orang yang berharap lebih dari sosok negarawan seperti Mahfud MD. “Meskipun tak menjadi aktor utama, tetapi masih dibutuhkan. Karena dengan kapasitas dan kepakaran, Mahfud memiliki posisi tertentu yang tidak dimiliki sosok lainnya,” ujar dia.

Ia menambahkan, dengan kegagalannya sebagai cawapres, Mahfud juga bisa mengindentifikasi pihak-pihak yang tidak suka terhadap dirinya. Dengan demikian, ia bisa menjadi lebih waspada dalam mengambil langkah.

Kubu Jokowi-Ma’fud sudah menentukan nama koalisinya, yakni Koalisi Indonesia Kerja (KIK). Namun, Jokowi, Ma’ruf, dan sembilan partai koalisi justru belum menentukan ketua tim pemenangan.

Sebaliknya, kubu penantang, Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, belum menentukan nama koalisinya, tetapi sudah menunjuk anggota Dewan Pembina Partai Gerindra Djoko Santoso sebagai ketua tim pemenangan. Koalisi Prabowo-Sandiaga juga sudah menentukan isu yang bakal diusung pada kampanye, yakni ekonomi.

BACA SUMBER

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here