Beranda Nasional Dicatut, Majlis Adat Sasak Adakan Rapat. Pemucuk Paer: Tidak Ada Adab Dan...

Dicatut, Majlis Adat Sasak Adakan Rapat. Pemucuk Paer: Tidak Ada Adab Dan Adat

2235
0
BERBAGI
majlis adat sasak
Majlis Adat Sasak saat mengadakan Sangkep Beleq

Koresponden Koranmerah ( Minggu 9/9)


Wakil Pemucuk Paer Majlis Adat Sasak, HL.Syamsir memberikan keterangan pers terkait SK Penetapan Nama Bandara, dari Lombok Internasional Airport menjadi Bandara Internasional Zaenudin Abdul Majid.

“ Saya kaget mengetahui adanya SK yang mengatasnamakan Majlis Adat Sasak yang telah menyetujui. Tidak pernah ada pemberitahuan dan pembahasan dengan pengurus Majlis Adat Sasak. Bagaimanapun kecilnya, pasti kita melalui pertemuan, rapat dan musyawarah.” Ujar Lalu Syamsir.

Menurut Syamsir, penetapan nama bandara bukan masalah sepele, harus melibat semua elemen pemerintah dan tokoh masyarakat yang ada di Pulau Lombok karena Bandara Internasional Lombok adalah milik bersama, bukan milik kelompok tertentu. Mengingat sejarah pembangunan bandara yang penuh pergolakan dan perjuangan oleh para perintis.

“ Apalagi ini urusan besar, pasti melalui prosedur. Harus duduk satu meja, ini bukan masalah sepele.” Terangnya.

Menurutnya nama TGH.Zaenudian Abdul Majid adalah nama besar. Ia berharap tidak ada yang menjadikan nama ini untuk kepentingan politik semata. Dijual untuk ambisi dan ego pribadi.

“ Nama maulana syech adalah nama besar bukan saja milik NTB, tapi milik dunia. Jadi jangan sampai ini dipermainkan.” Tukasnya.

Untuk itu, Syamsir menyatakan MAS akan bertindak cepat untuk mengurai persoalan ini agar tidak menjadi fitnah. Pihaknya akan meluruskan persoalan ini. Pencatutan dalam penetapan nama bandara secara sepihak tidak sesui dengan adat istiadat suku sasak yang mengedepankan musyawarah dan mufakat mengumpulkan pemerintah setempat dan para tokoh.

“ Ini masalah etika, masalah adab untuk mengganti nama. Ini kita bicara adat istiadat kan. Cara yang kayak gini ndak tau adat.” Sergah mantan Wakil Ketua DPRD NTB ini.

Oleh karena itu, MAS juga akan menelusuri siap dalang yang mencatut MAS yang menyatakan setuju untuk mengganti nama bandara. Termasuk apakah akan diberikan Sanksi atau tidak.

“ Dia itu ( Lalu Bayu) adalah ketua badan eksekutif tidak bisa mengambil kebijakan sendiri. Karena dia hanya mengurus surat menyurat.” Pungkasnya.

Majlis Adat Sasak akan melakukan rapat untuk membahas polemik pencatutan nama MAS ini bersama ketua wali pemucuk paer dan segenap anggota.

” Nanti hasilnya kita akan sampaikan juga.” Tandasnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here