Beranda Nasional Bupati Loteng Rapat Dengan Tim Verifikasi Penanggulangan Gempa. Ini Penjelasan Suhaili

Bupati Loteng Rapat Dengan Tim Verifikasi Penanggulangan Gempa. Ini Penjelasan Suhaili

445
0
BERBAGI
Bupati Loteng, Suhaili FT saat menggelar rapat dengan tim verifikasi penanggulangan bencana di pendopo bupati praya

Koresponden Koranmerah ( Kamis, 13/9)


Bupati Lombok Tengah, H. Moh Suhaili FT, SH menggelar rapat dengan beberapa Kepala SKPM dan Tim verifikasi penanggulangan bencana gempa bumi yang melanda Lombok Tengah beberpa bulan yang lalu di Pendopo Bupati, Rabu (12/09/18)

Bupati menyampaikan, Terkait dengan terpaan, ujian beberapa musibah yang melanda pulau Lombok, Terutama di Lombok Tengah walau tidak terlalu separah dengan Kabupaten Kota yang lain, Terkait hal ini, Bupati menggambartkan setelah gempa pertama masih belum terdampak.

Namun setelah gempa yang kedua khusus untuk Lombok Tengah ada 3 Kecamatan yang terdampak sangat parah, yaitu Kecamatan Batukliang ada 6 Desa yaitu, Barabali, Mantang, Bujak, Selebung, Aik Darek dan Tapak Siring, Kecamatan Batukliang Utara ada 5 Desa yaitu, Teratak, Aik darek, Aik Bukak, Steling, Tanak Beak dan Desa Mas-mas, dan Kecamatan Pringgarata. Kecamatan Pringgarata hanya di 3 Desa yaitu, Spakek, Pemepek dan Desa Sintung. Sedangkan di Kecamatan Jonggat hanya satu Desa yaitu Desa Labulia. Kecamatan Kopang ada dua Desa yaitu, Aik Bual dan Waje Geseng , Sedangkan di 7 Kecamatan lainnya hanya rusak ringan.

” Jumlah korban jiwa hanya satu orang yang tertimpa langsung dengan bangunan rumahnya yaitu di desa Aik Darek sedangkan yang lain karna riwayat serangan jantung seperti di Praya Tengah dan Kopang.” Ungkap Bupati.

Sedangkan untuk kondisi rumah, Jumlah total baik yang rusak parah, menengah maupun rusak ringan sejumlah 17.000, Sehingga dari hasil sementara yang rusak parah di Lombok tengah sebanyak 2.700 rusak parah, sekitar 4.000 rusak menengah dan 10.000 rusak ringan, dan ini baru tahap identifikasi dan verifikasi yang dilakukan oleh tim dari Lombok Tengah, Namun demikian juga dilakukan validasi oleh pusat.

” Berdasarkan perintah, Instruksi Bapak Presiden, Bahwa yang rusak berat diberikan dana stimulan bantuan berupa dana untuk membangun kembali rumah yang rusak berat, diantaranya bantuan 50 juta untuk yang rusak berat, 25 Juta untuk yang rusak sedang/menengah dan 10 Juta untuk yang rusak ringan.” Terang Ketua DPD 1 Golkar NTB ini.

Namun progresnya sampai saat ini se-pulau Lombok yang sudah ditransperkan dan dibuatka rekening sebanyak 5.000 lebih, Sedangkan di Lombok Tengah dari 2.700 baru 779 orang yang rumahnya rusak berat sudah masuk dalam rekeningnya. Hasil Verifikasi Tim sudah diserahkan ke BNPB dan BNPB berkoordinasi dengan Bank 8untuk membuatkan rekening dan memasukkan dana ke rekening masing-masing.

” Jadi masih tersisa sekitar 2.000 lebih yang rumahnya rusak berat yang belum menerima dana bantuan. Dan ini menjadi problem kita terhadap masyarakat yang masih gelisah dengan bantuan yang akan diberikan Karna ini masih dalam proses.” imbuh Bupati

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here