Beranda Hukum Kriminal PT.DMB Dibubarkan. ICW Sebut Awal Mula Kesalahan Pemprov NTB

PT.DMB Dibubarkan. ICW Sebut Awal Mula Kesalahan Pemprov NTB

747
0
BERBAGI
pt dmb bubar
PT. Daerah Maju Bersaing bubar. Foto: referensi pihak ketiga

Editorial Koranmerah ( Minggu, 16/9)


Pembentukan Badan Usaha Milik Daera (BUMD) PT. Daerah Maju Bersaing ditengarai menjadi awal mula skandal divetasi Newmont. Menurut Analisis Anggaran Indonesia Corruption Watch (ICW) Firdaus Ilyas, pembentukan BUMD tersebut bertentangan dengan hukum.

 “Pembentukan BUMD-nya tidak memiliki payung hukum, yaitu tanpa melewati proses renstra di DPRD untuk membentuk Perda sebagai dasar pendirian perusahaan patungan PT DMB,” ujar Firdaus. dilansir dari kumparan.com

Ditambah lagi, lanjut Firdaus, pembentukan yang tanpa dasar tersebut dilanjutkan dengan kontrak karya dengan PT Multi Capital yang diduga cenderung merugikan keuangan negara.

Sehingga, menurut Firdaus, ada dugaan penyalahgunaan wewenang yang dilakukan oleh pemerintah daerah NTB dan Sumbawa.

DMB merupakan perusahaan yang sahamnya dimiliki tiga daerah, yakni Pemprov NTB (40 persen), Pemkab Sumbawa (20 persen) dan Pemkab Sumbawa Barat (40 persen).

Bersama PT. Multicapital, PT. DMB mengakuisisi 24 persen saham PT Newmont Nusa Tenggara (NNT), melalui perusahaan konsorsium PT MDB dengan porsi enam persen saham DMB dan 18 persen saham milik Multicapital.

Sementara itu, dalam kasus penjualan Saham Divestasi Newmont, Salamudin Daeng, peneliti Asosiasi Ekonomi Politik Indonesia (AEPI) menyatakan akibat penjualan Saham Newmont tersebut, sangat merugikan rakyat NTB.

” Ada dua bagian pemerintah yang lenyap yakni (1) Hak pemerintah atas sisa divestasi saham 7 % yang tidak direalsiasikan PT. Newmont Nusa Tenggara, padahal telah diwajibkan oleh UU dan termuat dalam Kontrak Karya (KK). Dan (2) Saham pemerintah daerah sebesar 6% pada PT. Newmont Nusa Tenggara ikut lenyap, konon kabarnya dijual dengan sangat murah oleh pemerintah daerah.” kata Salamudin Daeng dilansir dari Rmol.co

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here