Beranda Hukum Kriminal Sakit Hati Putus Cinta, PKM Terara Jadi Korban. Begini Kisahnya

Sakit Hati Putus Cinta, PKM Terara Jadi Korban. Begini Kisahnya

301
0
BERBAGI
obat ilegal pkm terara
PKM Terara diisukan menjual obat ilegal

Koresponden Koranmerah ( Kamis, 20/9)


Adanya isu dugaan penjualan obat ilegal di Pusat Kesehatan Masyarakat (PKM) Terara yang dilakukan oknum petugas Puskesmas. Dipicu adanya Prahara cinta antara dua orang petugas Puskesmas Terara yang menjalin hubungan ditempatkan di bagian Gudang obat Puskesmas Terara‎.

Namun kemudian ditengah perjalanan itu kandas atau putus. Sehingga menyebabkan oknum kekasih dari oknum petugas gudang obat PKM Terara menyebarkan isu tersebut,karena lantaran sakit putus cintanya.

Kepala PKM Terara,Drg Rahmat Yuwono saat dikonfirmasi dengan tegas menampik adanya dugaan penjualan obat ilegal di PKM Terara sebagaimana isu yang berkembang ditengah-tengah masyarakat. Melainkan yang ada hanya kesalahfahaman saja,akan tapi sudah diselesaikan dengan baik.

” Tidak benar kalau di PKM Terara ada penjualan obat ilegal,karena kalau benar tentunya resikonya sangat berat sekali,” kata Rahmat Yuwono.

Ia menjelaskan begitu pihaknya mendapatkan informasi seperti itu langsung mengumpulkan semua karyawannya.Dengan menanyakan satu persatu untuk meminta penjelasan mengenai masalah tersebut.

Sehingga setelah dikumpulkan dan dipertemukan,kemudian ada titik terang dari permasalahan yang muncul. Dengan lantaran masalah putus cinta  diantara oknum petugas gudang obat dengan kekasihnya yang juga sama tempat bekerja di gudang obat.

Maka inilah yang menyebabkan oknum tersebut yang juga petugas di PKM Terara ngomong sembarang. Tanpa pernah memikirkan dampak yang akan ditimbulkan kedepannya,makanya dirinya langsung memberikan teguran.‎

” Mencuatnya isu itu disebabkan karena masalah asmara cinta yang putus membuat sakit hati,sehingga terjadi kesalahfahaman untuk kemudian diselesaikan dengan baik agar tidak melebar,” ujarnya.

Lebih lanjut Kepala PKM Terara menambahkan dirinya juga memberikan teguran kepada oknum petugas yang ditugaskan di gudang obat. Untuk tidak meminjamkan obat kepada orang lain,tanpa alasan apapun,meskipun kepada teman dekat maupun lainnya.‎

Karena untuk keluar obat di PKM sangat ketat dan melalui Standar Operasional Pelayanan (SOP) yang ada. Dengan semudah yang kita harapkan.

” Kami sudah berikan teguran kepada kedua oknum tersebut,karena tidak bisa dibina maka kami akan serahkan ke dinas kesehatan,” tambah Rahmat Yuwono.

Oleh sebab itu, Kepala PKM Terara mendaskan setelah petugas apoteker pindah tugas ketempat lainnya. Kemudian mengalami kekosongan,maka pihaknya untuk sementara oknum petugas itu dipindahkan ke gudang obat.

Namun masih kurang,maka ditambahkan petugas lainnya yang jurusannya D3 keperawatan untuk kemudian hari menjadi sepasang kekasih.Namun akhirnya putus.

” Kami tidak tahu persis kapada mereka dua pacaran,karena itu urusan mereka berdua,akan tapi jangan sampai menyangkut pautkan urusan pekerjaan dengan pribadi itu salah,”tandasnya.

Ditempat terpisah oknum petugas obat PKM Terara saat dikonfirmasi mengaku ada kesalahfahaman dalam persoalan itu. ” Ada salah faham,akan tapi sudah diselesaikan,” ujarnya singkat.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here