Beranda Nasional Wow, Viral Beras Kementan Bergambar Jokowi

Wow, Viral Beras Kementan Bergambar Jokowi

352
0
BERBAGI
beras kementan
Viral Beras Kementrian Pertanian Bergambar Jokowi

Editorial Koranmerah ( Kamis, 27/9)


Baru-baru ini publik dibuat heboh dengan foto beras dari Kementerian Pertanian (Kementan). Dilansir dari tribunnews.com (26/09/2018) Pasalnya sosok model bungkus beras itu berwajah mirip Joko Widodo (Jokowi). Dari foto yang beredar, bungkus beras tersebut memiliki logo Kementan di kanan atas. Ada tulisan ‘Beras Segar’ dan ‘Toko Tani Indonesia’ pada bungkus beras seberat 5 kilogram itu.

Yang menjadikan foto tersebut viral adalah penampakan wajah seorang pria yang memanggul padi pada bungkus beras tersebut dinilai banyak pihak adalah Jokowi. Kebanyakan netizen berasumsi bahwa hal tersebut termasuk dalam bentuk kampanye terselubung Jokowi untuk Pilpres 2019

Dilansir dari m.detik.com (26/09/2018) Setelah foto beras itu viral, Kementan angkat bicara. Kepala Biro Humas dan Informasi Publik Kementan Kuntoro Boga Andri menegaskan siluet pada bungkus beras itu bukan foto Jokowi.

“Gambar atau foto yang tertera pada kemasan beras Toko Tani Indonesia adalah bukan foto Presiden RI Bapak Jokowi. Itu foto model staf Kementan di Biro Umum dan Pengadaan Kementan, Mas Agus Faizal,” kata Kuntoro saat dimintai konfirmasi, Selasa (25/9/2018).

Dan ternyata foto tersebut adalah wajah Agus Faizal yang merupakan sopir Kepala Biro Umum dan Pengadaan Kementan. Kuntoro lalu menyertakan foto Agus yang dijadikan model pada bungkus beras.

“Memang produksi beras itu oleh Gapoktan binaan Kementan. Gapoktan menjual langsung beras produksinya ke Toko Tani Indonesia (TTI) dengan maksud memotong rantai pemasaran dan memberikan harga yang baik untuk petani dan konsumen,” jelasnya.

Penjelasan dari Kementan tersebut tentunya telah mematahkan asumsi publik bahwa gambar beras tersebut adalah gambar Jokowi dan merupakan kampaye terselubung Jokowi, hal ini menjadi pelajaran buat kita semua bahwa segala sesuatu harus dicari tahu terlebih dahulu kebenarannya sebelum menyebar luaskan berita tersebut.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here