Beranda Nasional Zul: Tak Ada Guna Hotel Dan Gedung Bertingkat Kalau Jadi Penonton

Zul: Tak Ada Guna Hotel Dan Gedung Bertingkat Kalau Jadi Penonton

326
0
BERBAGI
Gubernur NTB, Zulkiefliemansyah saat menghadiri acara Haul Ponpes Abhariyah Terong Tawah, Labuapi, Lombok Barat

Koresponden Koranmerah ( Sabtu, 6/10)


Di hadapan ribuan jamaah thariqat dan santri pondok pesantren yang hadir, Doktor Zul menyampaikan bahwa  pembangunan yang benar dan dapat mengangkat harkat dan martabat manusia adalah dengan Up Grade Human Capacity.

“Tidak ada gunanya banyak hotel dan gedung bertingkat  di NTB kalau masyarakat kita menjadi penonton, tetapi hakikat pembangunan yang baik dan benar adalah masyarakat kita juga ikut menjadi pelaku pembangunan. Untuk itu pendidikan menjadi kata kunci”, ujar Gubernur NTB Dr. H. Zulkieflimansyah dalam sambutannya saat menghadiri haul Ponpes Abhariyah Dusun Jerneng Desa Terong Tawah Kecamatan Labuapi, Sabtu (6/10).

Ia menambahkan, salah satu cara yang ditempuh untuk mewujudkannya adalah dengan mengirim elang-elang muda NTB untuk terbang menjangkau langit di seluruh dunia, bukan hanya sekedar mimpi mengirim 1000 anak NTB ke luar negeri dengan program beasiswa.

“Beberapa hari lalu telah dilakukan pelepasan 20 anak SMK di Sumbawa untuk belajar teknik di China dan selanjutnya tanggal 13 Oktober akan dilepas 20 anak NTB lulusan S1 untuk melanjutkan studi S2 ke Polandia”, ungkap Doktor Zul memberikan motivasi.

Hal yang sama juga disampaikan oleh Bupati Lombok barat H. Fauzan Halid. “Dimanapun kita bersekolah, meskipun kita bersekolah di Inggris, Jepang, Australia maupun Amerika jangan hanya terpaku dengan hasil  mendapatkan gelar sarjana saja, akan  tetapi bagaimana kita menerapkan ilmu yang bermanfaat demi kesejahteraan masyarakat”, tutup Fauzan Halid.

Acara haul ponpes Abhariyah diakhiri dengan tausiyah dari kyai senior PBNU Prof. KH. Manaful Hidayat, MA dengan suasana cair penuh keakraban dan kekeluargaan.

Haul kali ini merupakan perayaan ke 21 dalam rangka mengenang tokoh thariqat Syaikh Abdul Qadir Jailani dan Syaikh Abhar Muhyiddin dari Pagutan yang merupakan guru dari TGH. Ulul Azmi pendiri Pondok Pesantren Abhariyah.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here