Beranda Hukum Kriminal Polisi Tangkap Penjual Orang Berkedok TKW. Begini Modusnya

Polisi Tangkap Penjual Orang Berkedok TKW. Begini Modusnya

253
0
BERBAGI
Polda NTB menangkap 2 orang yang diduga tersangkut kasus tindak pidana perdagangan orang

Koresponden Koranmerah ( Rabu, 10/10)


Pihak Kepolisian Subdit IV Ditreskrimum Polda NTB berhasil melakukan pengungkapan tindak pidana perdagangan orang (TPPO) yang dikirm ke Kota Riyad, Arab Saudi. Seorang agen berinisial ZA alias U dan seorang perekrut berinisial SB alias IR  saat ini sedang diperiksa di Polda NTB.

Dikatakan Kasubdit IV Ditreskrimum Polda NTB AKBP Ni Made Pujewati, SIK,. M.M, pihaknya berhasil mengungkap berdasarkan laporan sesuai dengan Laporan Polisi (LP) nomor LP/216/VII/2018/NTB/SPKT, tanggal 18 juli 2018. Dimana saat itu korban sendiri melapor sepulang dari Kota Riyad, Arab Saudi.

“Setelah kami identifikasi, ada dua pelakunya yang sebagai perekrut dan sebagai agen. Keduanya kami tangkap pada bulan September 2018,” tutur Kasubdit IV saat konferensi pers di Polda NTB, Rabu (10/10).

Dalam kronologisnya diceritakan, salah satu korbannya direkrut pada bulan april dan diberangkatkan bulan mei 2018 kemarin, dalam pekerjaannya kurang lebih dua bulan di Kota Riyadh, Arab Saudi, korban mengalami beberapa peristiwa hingga tidak bisa bekerja seperti biasa. Atas situasi tersebut korban dipulangkan oleh majikannya.

“Atas pekerjaan itu, korban juga tidak mendapatkan gaji yang semestinya,” tambahnya.

Terhadap keduanya petugas akan jerat dengan pasal 10 atau pasal 11 jo pasal 4 UU RI no. 21 Tahun 2007 tentang pemberantasan tindak pidana perdagangan orang (TPPO) dengan ancaman kurungan 10 tahun.

“Saat ini kita sedang lengkapi berkasnya, kalau bisa hari ini kita limpahkan ke kejaksaan,” pungkasnya.

Dalam upaya pengungkapan perkara TPPO ini AKBP Pujewati berharap, masyarakat khususnya di NTB bisa terlindungi dari jerat tindak pidana perdagangan orang.

“Kasus ini bisa terungkap, harapannya bagi masyarakat NTB yang berkeinginan meningkatkan taraf hidupnya bisa terlindungi,” imbuhnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here