Beranda Hukum Kriminal TP4D Ungkap 2 Proyek Pasar Loteng Bermasalah, Kabid Akui Ada Spek Tidak...

TP4D Ungkap 2 Proyek Pasar Loteng Bermasalah, Kabid Akui Ada Spek Tidak Sesui

429
0
BERBAGI
Kepala Bidang Perdagangan Disperindag Loteng, Lalu Hamdi

Koresponden Koranmerah ( Jumat, 12/10)


Dinas Perindustrian dan Perdagangan Lombok Tengah telah menyikapi temuan yang dilaporkan oleh Tim TP4D Kejaksaan Negeri Praya terhadap 2 proyek pasar yakni Pasar Ganti dan pasar Belek. 2 pembangunan pasar itu dinilai bermasalah karena tidak sesui spesifikasi berdasarkan kontrak.

Menurut Kabid Perdagangan, Lalu Hamdi menjelaskan bahwa untuk Pembangunan Pasar Ganti sudah dilakukan kajian teknis oleh konsultan terhadap spesifikasi pengerjaan. Menurutnya, jika ada pengurangan volume pengerjaan makanya disepakati anggaran yang ada akan digunakan untuk pengadaan KWH Listrik. Dimana dalam kontraknya hanya ada pembangunan untuk instalasi saja.

“ Perhitungan dari konsultan, itu bisa dipertanggung jawabkan kekuatannya. Disamping itu juga, kalau ada pengurangan volume, itu akan di Contract Change Order ke KWh Listrik. Ini ada instalasinya ada tapi tidak ada kilometernya.” Kata Hamdi.

Sementara itu untuk pasar Beleke, Hamdi mengakui ada ketidak sesuian spesifikasi pada gelang beton. Namun sudah ada koordinasi dengan pihak perencana arsitektur yang memberikan saran untuk mengatasi kondisi tersebut agar tidak melenceng dari kontrak yang ada sesui dengan desain.

“ Kalau di Beleke memang ada spek yang tidak sesui seperti di gelang. Tetapi pemborong disarankan dari AP supaya didekatkan jaraknya.sehingga tidak mengurangi kilogramnya, bobotnya tidak dikurangi.” Urainya.

Hamdi memastikan bahwa pembanguan 2 Pasar tersebut akan selesai pada waktunya. Ia juga meyakni semua rekomendasi dari TP4D Kejaksaan dapat dilaksanakan termasuk soal waktu pengerjaan.

“ Sekarang sudah lancar semua. Prosfeknyanya hampir 97 persen, tinggal ngecat saja.”pungkasnya

Adapun dua proyek revitalisasi pasar ini dibangun dari Dana Alokasi Khusus dikerjakan oleh CV. Tandur Sinari  untuk pasar ganti dengan nilai proyek Rp.922.655.000. sementara itu pasar Beleke dikerjakan oleh CV. Grafika Mandiri dengan anggaran Rp.898.451.100.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here