Beranda Nasional Kementerian Pariwisata Gelar Workshop Pendampingan Wisata Desa di Lombok Tengah

Kementerian Pariwisata Gelar Workshop Pendampingan Wisata Desa di Lombok Tengah

464
0
BERBAGI
Kementrian Pariwisata RI melalui Asdep Pengembangan SDM Pariwisata dan Hubungan Antar Lembaga deputi bidang pengembangan industri dan kelembagaan menggelar Workshop pengembangan desa wisata melalui pendampingan di desa wisata sasak Ende Sengkol, Lombok Tengah. ( 14-15/10/2018)

Koresponden Koranmerah ( Minggu/14/10)


Kementerian Pariwisata RI melalui Asdep Pengembangan SDM Pariwisata dan Hubungan Antar Lembaga Deputi Didang Pengembangan Industri dan Kelembagaan menggelar Workshop pengembangan Desa Wisata melalui pendampingan bertempat di desa wisata sasak Ende Sengkol, Lombok Tengah. ( 14-15/10/2018).

Acara ini dihadiri oleh Asisten Deputi Pengembangan SDM Kepariwisataan Dr. Wisnu Bawa Tarunajaya dan Deputi Bidang Pengembangan Industri Kepariwisataan Ir.Rizki Handayani Mustofa dan kepala Dinas Pairiwisata Lombok Tenga, HL. Putrie. Adapun para Pemateri dalam acara workshop ini yakni para praktisi kepariwisataan seperti Udi Hartoko, Rosena Aji Affandis dan Doto Yogantoro. Sementara para peserta yang mengikuti workshop ini berasal dari Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis), Travel Agent dan media yang ada di Lombok Tengah.

Dalam sambutan pembukanya, Asdep Wisnu Bawa Tarunajaya mengharapkan para peserta dapat memahami materi yang diberikan dari pemateri berupa konsep pengembangan wisata desa. Ia berharap Pokdarwis di desa dapat mengangkat potensi desa sebagai destinasi yang layak dikunjungi oleh wisatawan.

Kementrian juga akan mendampingi dalam mempromosikan dan menjual wisata desa yang ada di Lombok Tengah. Salah satu caranya bekerjasama dengan perusahaan yang berkaitan dengan kepariwisataan.

“ Programnya jalan, terus nanti kita akan coba bekerjsama dengan traveloka.” Kata Wisnu.

Wisnu juga berharap para pelaku wisata yang tergabung dalam Pokdarwis di setiap desa di Lombok Tengah dapat bersungguh-sungguh menciptakan desa wisata, baik dari khasanah adat-istiadat maupun hasil kreatifitas. Kementrian Pariwisata akan mendukung penuh terbentuknya wisata yang berada di desa.

“ Yang sudah ada, Sade, Ende, Setanggor dan lainnya. Harapan kita akan tumbuh lagi desa wisata yang maju berkembang sehingga kehidupan ekonomi masyarakat desa dapat meningkat.” Tandasnya.

Untuk itu wisnu mendorong semua desa di Lombok Tengah segera mengembangkan potensi desanya masing masing untuk dijadikan destinasi wisata.

Sementara itu Asisten Deputi Hubungan Kelembagaan Kepariwisataan, Ani Insani Rochmulyatni menegaskan Lombok sangat kaya potensi untuk dikembangkan menjadi destinasi wisata. Oleh karena itu, sebagai tuan rumah Ani berharap Lombok dapat memberikan yang terbaik bagi pengunjung wisata, sehingga para wisatawan merasa terpuaskan mengunjungi destinasi wisata desa. Hal ini berkaitan dengan kualitas SDM para pelaku wisata.

“ Yang terpenting adalah kesiapan tuan rumah. Siapakah tuan rumah di Lombok ini, ya kita semua khususnya yang bekerja di industri dan kepariwisataan atau masyarakat yang menjadi destinasi pariwisata. Salah satunya dusun Ende ini.” Ungkap Ani.

Untuk itu, menurut Ani, Kementerian Pariwisata sangat memperhatikan kualitas SDM kepariwisataan, baik kepada Pokdarwis dan pemandu wisata yang ada di desa. Dengan demikian, Desa Wisata dengan segala potensinya akan mudah dijual ke wisatawan domestik maupun mancanegara yang berimbas pada kesejahteraan masyarakat di desa.

“ Pariwisata adalah sektor yang paling cepat membantu meningkatkan ekonomi karena dampaknya bisa dirasakan langsung oleh masyarakat.” Pungkasnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here