Beranda Nasional Wow, Swiss Gelontorkan Dana CHF 3,9 Juta Untuk Politeknik Pariwisata Lombok

Wow, Swiss Gelontorkan Dana CHF 3,9 Juta Untuk Politeknik Pariwisata Lombok

384
0
BERBAGI
Pemerintah Swiss menggelontorkan dana sebesar CHF 3,9 Juta untuk proyek pengembangan pendidikan pariwisata berkelanjutan (STED). Proyek ini diluncurkan pada hari ini, Selasa (16/10) di Praya

Koresponden Koranmerah ( Selasan, 16/10)


Pemerintah Swiss menggelontorkan dana sebesar CHF 3,9 Juta untuk proyek pengembangan pendidikan pariwisata berkelanjutan (STED). Proyek ini diluncurkan pada hari ini, Selasa (16/10) di Praya.

Bantuan yang disalurkan melalui Sekretariat Negara untuk urusan Ekonomi Pemerintahan Swiss (SECO) ini akan mendukung Politeknik Pariwisata Lombok dalam membangun Sumber Daya Manusia yang dengan keahliannya dibutuhkan oleh sektor pariwisata.

Proyek ini diresmikan oleh Kepala Kerjasama Ekonomi dan Pembangunan dari Kantor Pusat SECO di Swiss, Duta Besar Raymund Furrer dan Deputi Menteri Bidang pengembangan Industri dan kelembagaan Rizki handayani. Peresmian ini disaksikan oleh Calon Duta Besar Swiss untuk indonesia , Kurt Kunz.

Proyek STED ini bertujuan membantu Poltekpar Lombok dalam mengembangkan lulusan yang lebih berkualitas dengan keterampilan yang relevan dengan kebutuhan pariwisata di Indonesia bagian timur. Hal ini akan dilakukan dengan mendukung Politeknik dalam meningkatkan kualitas kurikulum dan kualifikasi guru dan membina hubungan kelembagaan antara sekolah dan industri yang disebut sistem ganda atau dual track seperti karakteristik utama pendidikan kejuruan di Swiss.

Proyek ini dilaksanakan oleh Swisscontact yang sudah berpengalaman di bidang pendidikan Kejuruan dan pengembangan pariwisata di indonesia, bermitra dengan swiss hotel management academy lucerne.

“ Kami harap proyek STED dapat mendukung upaya dalam peningkatan keterampilan mahasiswa pariwisata kami, yang pada akhirnya akan bersumbangsih terhadap daya saing pariwisata indonesia.” Kata Deputi Rizki Handayani.

Sementara itu, Duta Besar Furrer menyatakan pariwisata Swiss sangat diminati, ia berharap mahasiswa Poltekpar Lombok akan mendapatkan mamfaat dari dukungan pemerintah Swiss ini.

“ Ambisi kami untuk memastikan bahwa dalam waktu dekat, industri pariwisata Lombok akan mencari dan mempekerjakan karyawan barunya langsung dari Politeknik Lombok.” Pungkas Fuhrer.

STED merupakan salah satu proyek di bawah payung besar program kerjasama pariwisata Indonesia-Swiss yaitu Pembangunan Pariwisata Berkelanjutan di Indonesia (STDI).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here