Beranda Nasional Jelang Pilpres, Mobil Esemka Muncul Lagi. Pengamat Otomotif Ungkap Keganjilan Ini

Jelang Pilpres, Mobil Esemka Muncul Lagi. Pengamat Otomotif Ungkap Keganjilan Ini

483
0
BERBAGI
Mobil Esemka kembali mencuat jelang Pilpres

Editorial Koranmerah ( Selasa, 23/10)


Jelang Pemilihan Presiden pada 2019, mobil Esemka kembali dimunculkan. Cawapres yang mendampingi Jokowi, yakni Ma’ruf Amin sebelumnya menyebutkan akan ada peluncuran Mobil Esemka pada bulan Oktober ini. sebelumnya, pada Pilpres 2014 lalu, Mobil Esemka menjadi jualan politik Jokowi kala itu. Jokowi menggadang-gadangkan Mobil Esemka jadi mobil nasiona.

Namun, usai Jokowi menang, mobil Esemka tak terdengar geliatnya. hingga setelah penetapan calon presiden, Ma’ruf Amin kembali mengungkap tentang keberadaan mobil Esemka asal Solo itu.

“Bulan Oktober nanti akan diluncurkan mobil nasional bernama Esemka, yang dulu pernah dirintis oleh Pak Jokowi. Akan diproduksi besar-besaran,” kata Ma’ruf Amin dilansir Tribunnews.com

sementara itu, pengamat otomotif mengutarakan keganjilan terhadap produksi mobil Esemka ini.

Pakar otomotif Ridwan Hanif lantas membeberkan pandanganya soal pernyataan Maruf Amin itu.

Awalnya Ridwan Hanif mempertanyakan soal kejelasan perusahaan mobil Esemka.

Sebagai pakar otomotif Ridwan Hanif mengaku bingung mencari informasi soal mobil Esemka.

Pasalnya menurut Hanif perusahaan yang memproduksi mobil Esemka tidak jelas.

Ridwan Hanif bahkan mengatakan ketidakjelasan perusahaan mobil Esemka sama saja seperti tipuan.

Hal tersebut disampaikan Ridwan Hanif saat menjadi narasumber di acara Talk Show Tv One, pada Senin (22/10/2018).

“Pabrikkan harus ke PRnya (publik relation), websitenya enggak ada, direkturnya enggak ada, sama seperti tipuan, kitapun mencari narasumber enggak tahu kemana,” jelas Ridwan Hanif dikutip TribunJakarta.com pada Selasa (23/10/2018).

Ridwan Hanif mengaku pernah berusaha mencari sosok kredibel yang bisa ia mintai keterangan soal mobil Esemka.

Namun menurut Ridwan Hanif hasilnya nihil.

“Nah masalahnya itu orangnya enggak ada, sudah pernah cari,” ucap Ridwan Hanif.

“Ini kan tahun politik saya ngomong apapun pasti akan disangkut pautkan ke politik, saya bisa dibilang Kubu Prabowo atau Kubu Jokowi,” terang Ridwan Hanif.

“Kita bicara ilmiah aja ya,” tambahnya.

Ia berharap setelah pihak mobil Esemka menonton acara tersebut, segara muncul kehadapan publik dan memberikan kejelasan.

“Saya harap pihak Esemka nonton ini, setelah itu dijelaskan,” ujar Ridwan Hanif.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here