Beranda Nasional Ansor NTB Tuduh Pembakaran Bendera Tauhid Agenda Politik

Ansor NTB Tuduh Pembakaran Bendera Tauhid Agenda Politik

173
0
BERBAGI
Sekretaris Anshor NTB, Irfan Suriadiata

Koresponden Koranmerah ( Rabu, 24/10)


Gerakan Pemuda Ansor (GP Ansor) Nusa Tenggara Barat (NTB) mengganggap bahwa pembakaran bendera yang bertuliskan kalimat tauhid yang dibakar di Garut Jawa Barat pada Hari Santri Nasional (HSN) yang digelar pada, senen 22 Oktober 2018 kemarin adalah syarat dengan kepentingan politik tertentu.

Hal itu disampaikan oleh oleh Sekretaris GP Ansor NTB Irfan Suriadiata usai menggelar rapat terbatas bersama Forum Pimpinan Daerah (FKPD) NTB di aula kantor Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Dalam Negeri (Bakesbangpoldagri) NTB, Selasa (23/10) sore dalam rangka menyikapi pembakaran bendera yang dianggap milik Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) tersebut yang sudah dibubarkan oleh pemerintah.

“Karena itu adalah yang digunakan untuk kepentingan agenda politik tertentu dari orang tersebut,” tuduh Irfan sambil menghindari pertanyaan lanjutan dari awak media.

Disinggung soal kepentingan politik yang mana, justru Irfan enggan menjawab pertanyaan dari awak media tersebut sambil jalan keluar menuju tempat parkir. Hanya saja dia mengaku, untuk menjawab pertanyaan itu, dia tidak berhak untuk menjawabnya karena pada saat pembakaran tersebut dia tidak ikut.

“Nah, makannya. Kalau secara mendalam itu tanya (di pusat sana) supaya saya tidak testimoni. Supaya ndak testimoni tanya ke sana (ke TKP). Kalau saya yang ditanya, kan saya ndak ikut waktu acara itu (acara HPN dan pembakaran),” tuturnya.

Untuk diketahui, pembakaran bendera bertuliskan lafazd tauhid yang diduga dilakukan oleh GP ansor di Garut memancing amarah ummat muslim, tidak sedikit yang mengecam atas tindakan tersebut meski ketua umum GP Ansor pusat sudah minta maaf.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here