Beranda Nasional Zaenul Majdi Minta Kalimat Tauhid Tidak Jadi Tameng Mencari Kekuasaan

Zaenul Majdi Minta Kalimat Tauhid Tidak Jadi Tameng Mencari Kekuasaan

1888
0
BERBAGI
Mantan Gubernur NTB, M.Zaenul Majdi

Koresponden Koranmerah ( Rabu, 24/10)


Kasus pembakaran bendera bertuliskan Kalimat Tauhid di Garut merembet ke seluruh penjuru negeri. Ada dua anggapan masyarakat tentang bendera itu, ada yang menyebut sebagai bendera tauhid, ada juga yang mengklaim sebagai bendera HTI, ormas yang sudah dilarang.

Sementara itu, mantan gubernur NTB, M.Zaenudin Majdi juga mengomentari peristiwa ini. Dalam laman Facebooknya ia menyatakan bahwa menolak sistem khalifah yang ditawarkan oleh ormas Hisbut Tahrir Indonesia. Dimana ia menyebutkan sistem Republik demokratis yang telah disepakati dalam NKRI tak kalah valid dan sahnya dibanding sistem khilafah.

Alasan Majdi adalah karena nilai-nilai dasar yang diperjuangkan Islam telah ada, utamanya nilai-nilai ketuhanan, kemanusiaan, persatuan, syura dan keadilan.

” Tinggal bagaimana kita mengimplementasikan nilai-nilai itu dalam kehidupan berbangsa.” Katanya.

Namun menurut Majdi, antara cinta NKRI dan membakar bendera yang bertuliskan kalimat tauhid adalah 2 hal yang berbeda.

” Bagi saya, perbuatan itu bisa menimbulkan fitnah antar kita. Kalau tidak setuju, lipat dengan takzim dan serahkan kepada aparat.” Katanya.

Majdi menyebutkan menggunakan kalimat tauhid untuk tujuan kekuasaan adalah sebuah perilaku tercela sehingga tidak boleh menyebabkan ikut melakukan perbuatan tercela. oleh karena itu, pria yang kerap disapa TGB ini mengajak untuk menghilangkan Segala anarkisme  karena akan menghilangkan yang ia sebut sebagai keadaban publik. Dia juga meminta semua pihak untuk menahan diri dan tetap menjaga hubungan baik antar sesama anak bangsa.

Lebih lanjut, TGB juga menjelaskan bawah kalimat Tauhid adalah kalimat yang mulia sehingga tidak boleh direndahkan, apalagi sebagai alat untuk mendapatkan kekuasaan.

” Muliakan asma-asma itu dengan tidak menjadikannya tameng mencari kekuasaan.”

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here