Beranda Publik Politik Warga Sokong Dapat Buku Tabungan. Warga Pilih Risha, Riko Atau Rika

Warga Sokong Dapat Buku Tabungan. Warga Pilih Risha, Riko Atau Rika

291
2
BERBAGI
Warga Sokong Lombok Utara saat menerima buku tabungan untuk pembangunan rumah

Koresponden Koranmerah ( Senin, 29/10)


Sekda KLU Drs. H. Suardi, MH bersama Pj. Kades Sokong Sutono membagikan secara simbolis rekening korban gempa kepada masyarakat yang dilakukan di Kantor Desa Sokong Kecamatan Tanjung. Hadir pula Kasi Rekonstruksi BPBD KLU Wayan Sweden, Asisten Manajer Pemasaran Bank BRI M. Fikri Budi Aulia dan warga terdampak gempa.

Dalam pengarahannya, Pj. Kades Sokong menyampaikan pemdes bersama pendamping telah melakukan sosialisasi ke masyarakat, guna memberikan pemahaman untuk masyarakat mendapatkan bantuan membutuhkan tahapan.

Sekda KLU H. Suardi, MH saat memberikan arahan kepada masyarakat Desa Sokong menjelaskan beberapa tahapan yang dipersiapkan masyarakat. Dari mulai pendataan rumah terdampak gempa, validasi hingga pengurusan bantuan stimulan perbaikan rumah.

“Terkait dengan apa masalahnya, silakan berdiskusi dengan kades ataupun dengan kami secara langsung. Ini bentuk keseriusan pemerintah baik pusat maupun daerah. Mengingat pula sekarang ini cuacanya begitu panas, sebentar lagi musim hujun sehingga pelayanan kepada masyarakat, perlu dipercepat,” ujarnya, Senin (29/10/2018).

Sekda melanjutkan, setelah penyerahan langsung buku rekening, masyarakat diharapkan membentuk kelompok masyarakat (pokmas). Adapun rumah yang dibuat ada tiga jenis pilihan yaitu Risha, Riko atau Rika.

Sementara itu, Kasi Rekonstruksi BPBD KLU memaparkan buku rekening yang dibagikan hari ini berjumlah 263 KK untuk Desa Medana dan 219 untuk Desa Sokong dengan tingkat kerusakan variatif. Dari kategori rusak berat, rusak ringan, dan rusak sedang sesuai SK pertama sampai dengan SK ke-14.

“Dari 40 ribu lebih rekening yang sudah dicetak BRI, baru terisi 13.388 rekening. Khusus untuk rusak berat dicairkan tiga tahapan yang pertama 25 juta hari ini, kita serahkan setengahnya dulu, sisanya melihat dari progres pekerjaan dan menunggu transfer dari BNPB Pusat,” imbuhnya.(Ahmad Dhany)

2 KOMENTAR

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here