Beranda Traveling dan Wisata 67 Persen Pengeluaran Wisatawan Petualangan

67 Persen Pengeluaran Wisatawan Petualangan

330
0
BERBAGI
Wisata petualangan Gunung Rinjani

Edtiorial Koranmerah ( Selasa, 30/10)


Indonesia adalah surga bagi pecinta wisata petualangan. Bagaimana tidak, Indonesia memiliki Iebih dari 100 destinasi petualangan.

Hebatnya, hampir semuanya mampu mendatangkan sekitar 100.000 wisatawan minat khusus (special interest/adventures) dari seluruh dunia.

“Wisata petualangan menjadi salah satu produk unggulan kita. Industri ini selain memberikan kemakmuran pada masyarakat setempat, juga mendorong terjadinya pariwisata yang berkelanjutan atau sustainable tourism,” kata Deputi Bidang Pengembangan Destinasi Pariwisata Kemenpar, Dadang Rizki Ratman.

Menurut Dadang Rizki Ratman, Badan Pariwisata Dunia (UNWTO) tahun 2013 telah menyatakan, bahwa wisata petualangan tumbuh paling cepat di antara produk industri pariwisata yang lain. Dengan pengeluaran yang tinggi serta mendukung ekonomi masyarakat lokal dan mendorong praktik wisata berkelanjutan.

Disampaikan Adventure Travel Trade Association ( ATTA), 67% pengeluaran wisatawan petualangan terjadi di daerah (destinasi) yang mereka kunjungi.

“lni menunjukkan kegiatan wisata petualangan sangat besar perannya dalam meningkatkan ekonomi masyarakat lokal,” kata Dadang.

Sisi lain wisata petualangan memiliki keunggulan karena merupakan pengembangan dan penggabungan beberapa daya tarik wisata yaitu: petualangan, kuliner, budaya, sejarah, alam, religi, desa dan olahraga.

“Dengan mendatangi destinasi wisata petualangan, wisatawan bisa merasakan sensasi alam liar, kuliner dan budaya, serta hidup sehat dengan aktivitas luar ruang yang menguras keringat dalam satu kali perjalanan,” katanya.

Di balik potensi yang besar wisata petualangan tersebut, Dadang Rizki mengakui banyak tantangan ke depan yang harus diperhatikan oleh semua pihak.

Terutama fasilitas pendukung yang memadai, sebagaimana destinasi wisata lainnya yang membutuhkan pengalaman bertualang yang nyaman, aman, dan menyenangkan baik bagi penduduk setempat mau pun pendatang.

Salah satunya adalah dengan adanya shelter bagi penampungan wisatawan pada saat darurat. “Pada dasarnya shelter ini bertujuan untuk memberikan kenyamanan dan keamanan bagi pengguna, khususnya di saat darurat. Serta berperan dalam menjaga kebersihan kawasan. Shelter ini biasanya mengizinkan siapa saja untuk mengakses fasilitas mereka,” kata Dadang Rizki.

Sumber: ngopibareng.com

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here