Beranda Nasional Lagi, Ribuan Warga KLU Tuntut Pencairan Bantuan

Lagi, Ribuan Warga KLU Tuntut Pencairan Bantuan

467
0
BERBAGI
Korban Gempa Lombok Utara menuntut pencairan dana bantuan

Koresponden Koranmerah ( Selasa, 30/10)


Ribuan masyarakat Kabupaten Lombok Utara yang juga korban gempa bumi kembali menggelar unjukrasa menuntut realisasi dana bantuan pembangunan rumah hunian tetap (huntap) yang sampai saat ini belum terealisasi sepenuhnya, di Lapangan Supersemar Tanjung, KLU, Selasa (30/10).

Dalam orasinya pengunjuk rasa menuntut BNPB merivisi juklak dan juknis pencairan dana bantuan gempa. Mereka meminta pemerintah agar dana stimulan  bantuan pembangunan hunian tetap dikelola penuh oleh masyarakat melalui pokmas, meminta Kemensos RI untuk merealisasikan dana jaminan hidup (Jadup) sebesar 3 juta rupiah per KK.

Kordinator umum aksi Sutarjo juga meminta laporan dana bantuan dari luar yang di kelola oleh BPBD KLU dan memberikan klarifikasi pertanggung jawaban terkait laporan BPKP yang menyebut adanya persoalan pada laporan dana bantuan yang di kelola oleh BPBD KLU.

“Kami menuntut agar juklak dan juknis itu tidak ruet dan berbelit belit, dana stimulan itu biar masyarakat yang mengelola penuh bersama pokmas bukan di atur oleh fasilitator, kami minta apa yang menjadi tuntutan kami juga menjadi keputusan DPRD dan Pemkab KLU,” ujar Sutarjo.

Selain menuntut dana bantuan gempa tersebut masyarakat juga menolak rumah instan seperti Risha, Riko dan rumah instan lainnya. Mereka mengancam akan kembali menggelar aksi dengan massa yang lebih besar bila tuntutan mereka tidak di penuhi.(RZ/psktntb)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here