Beranda Nasional 26 Ribu Sertifikat Diberikan Ke Warga Loteng. Ini Pesan Wabup

26 Ribu Sertifikat Diberikan Ke Warga Loteng. Ini Pesan Wabup

313
0
BERBAGI
Wakil Bupati dan Badan Pertanahan Nasional Lombok Tengah saat memberikan sertifikat tanah, Selasa [4/12]

Koresponden Koranmerah [Selasa, 4/12]


Pemerintah Kabupaten Lombok Tengah melalui Wakil Bupati Lombok Tengah L. Fathul Bahri, S.IP yang di dampingi kepala kantor wilayah Pertanahan Nasional Provinsi Nusa Tenggara Barat Lalu Agung Darmawan, M.Si dan Kepala Badan Pertanahan Nasional Lombok Tengah Lalu Mandra Prawira Negara menyerahkan 26.000 sertifikat tanah yang akan dibagikan ke 25 desa se-kabupaten Lombok Tengah.

Sebelumnya Badan Pertanahan Kabupaten Lombok Tengah Tahun 2018 menargetkan sebanyak 24.000 bidang sertifikat, akan tetapi Kabupaten lombok Tengah mendapatkan pelimpahan dari Kabupaten Lombok Utara akibat gempa yang terjadi beberapa bulan yang lalu, maka pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat memberikan pelimpahan sebanyak 2.500 bidang sertifikat tanah di Kabupaten Lombok Tengah.

” Adapun target dari keseluruhan pembagian sertifikat tanah ini dijanjikan akan rampung pada akhit bulan Desember 2018.” Terang Lalu Agung Darmawan, M. Si Kakanwil Pertanahan Nasional Provinsi Nusa Tenggara Barat.

Sementara itu, Wakil Bupati menyatakan penyerahan sertifikat tanah ini adalah bagian dari pelaksaan Perpres no.2 tahun 2018 yang mengamanatkan agar masyarakat dipermudah mendapatkan sertifikat tanah. Sehingga Lombok Tengah mendapatkan jatah sebanyak 24.000 Sertifikat.

” Penyerahan ini adalah bentuk dan upaya pemerintah untuk meneruskan Perintah Presiden No. 2 tahun 2018 yang wajib di laksanakan di setiap kabupaten/ kota se- indonesia.” Kata Wabup Pathul Bahri.

Wakil Bupati juga berpesan kepada seluruh masyarakat Lombok Tengah penerima sertifikat tanah untuk tidak menggadaikannya mengingat sertifikat adalah aset yang harus dijaga dan diwarikan.

” Jangan kemudian setelah diterima, masyarakat penerima sertifikat tanah menggadainya untuk kepentingan sesaat, karena tanah merupakan aset perekonomian dan merupakan harapan hidup bagi generasi dan anak cucu kita sepuluh, sampai seratus tahun yang akan datang.” Pungkas Politisi Gerindra ini.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here