Beranda Nasional Pembantaian 31 Pekerja di Papua Adalah Tindakan Terorisme

Pembantaian 31 Pekerja di Papua Adalah Tindakan Terorisme

397
0
BERBAGI
31 karyawan PT. Istaka Karya yang sedang membangun jembatan di Kali Yigi dan Kali Aurak, Kabupaten Nduga, Papua meninggal dunia. Para korban diduga ditembak oleh Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) Foto: Referensi

Editorial Koranmerah [Selasa, 4/12]


Anggota Komisi III DPR Aboebakar Alhabsyi meminta Polri bergerak cepat menangani pembantaian 31 pekerja di Kabupaten Nduga, Papua.

Dia mendesak aparat kepolisian serius menjaga stabilitas keamanan. Jangan sampai pelaku teror dibiarkan tanpa penegakan hukum.

Wakil Ketua Fraksi PKS DPR ini mengatakan, aparat keamanan harus punya atensi yang tinggi terhadap persoalan ini.

“Saya rasa ini harus menjadi atensi khusus Densus 88 dan BNPT. Sebaiknya segera kirim Densus untuk menyelesaikan teror tersebut. Hukum harus ditegakkan, pelaku teror harus diburu dan diadili sesuai dengan prosedur yang ada,” kata Aboe Bakar, di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (4/12/2018).

Sebab, menurut Aboe Bakar, kasus ini sudah masuk tindakan terorisme karena sudah menebar teror dengan membunuh puluhan pekerja.

“Ini adalah tindakan keji dan biadab, kita mengutuknya,” tegas dia.

Diberitakan sebelumnya, sebanyak 31 karyawan PT. Istaka Karya yang sedang membangun jembatan di Kali Yigi dan Kali Aurak, Kabupaten Nduga, Papua meninggal dunia. Para korban diduga ditembak oleh Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB). (Alf)

Sumber: Teropongsenayan.com

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here