Beranda Hukum Kriminal Dinilai Tak Netral Dalam Pemilu, Kades Mangkung Dikecam Warganya

Dinilai Tak Netral Dalam Pemilu, Kades Mangkung Dikecam Warganya

755
0
BERBAGI
Ketua Forum Pemuda Emboan Bersatu (FPEB), Lalu Muazzim

Koresponden Koranmerah [Rabu, 12/12]


Ketua Forum Pemuda Emboan Bersatu (FPEB), Desa Mangkung, Kecamatan Praya Barat Kabupaten Lombok Tengah mengecam tindakan kepala Desa Mangkung yang diduga mengkampanyekan salah satu calon legislatif di setiap sudut dusun yang ada di Desa Mangkung.

Kecaman FPEB tersebut berawal dari kerisauan dan kekecewaan masyarakat terhadap sikap Kepala Desa Mangkung yang menyelewengkan fungsinya sebagai Kepala Desa.

“Tindakan Kepala Desa Mangkung dalam mengampanyekan salah satu calon adalah bentuk ketidaktaatan terhadap Undang Undang KPU No. 7 Tahun 2018 pasal 280 ayat 1 dan 2 dan jika kepala desa sampai berani melakukan tindakan tersebut, maka ancaman hukuman kurungannya sampai 1 tahun penjara.” Kata ketua Forum Pemuda Emboan Bersatu Lalu Muazzim

Lebih lanjut pria yang merupakan dosen IKIP Mataram dan UNU NTB ini membeberkan pada tanggal 18 November 2018 lalu, kepala Desa Mangkung mengumpulkan semua Kepala Dusun Se- desa Mangkung di Lesehan Gading Kecamatan Cakranegara untuk diinstruksikan memilih salah satu calon legislatif tingkat 1 dari partai Gerindra.

Selanjutnya pada malam Rabu tanggal 11 Desember 2018 kepala dusun tersebut juga di kumpulkan ke Desa Bodak Lombok Tengah untuk diarahkan ke Caleg tingkat Pusat.

” Jeleknya lagi, kepala desa Mangkung pergi dan keliling ke semua dusun membawa baleho, stiker dan banner untuk salah satu calon, setelah itu, pada tanggal 10 Desember 2018, terjadi perusakan baleho salah satu calon legislatif tingkat 1, sehingga kepala desa ikut berbicara dengan menuduh pemuda Dusun Emboan sebagai aktor dari perusakan tersebut.” bebernya.

Akibat kejadian ini Muazzim Masyarakat Emboan hampir bentrok dengan masyarakat dusun sebelah,”ketidak netralan sikap kepala desa inilah kemudian masyarakat desa Mangkung menjadi terkotak kotak, dan dikhawatirkan adanya tindak kriminal hanya disebabkan politik.”Tambahnya.

Dengan kejadian ini, Lalu Muazzim mendesak agar kepala desa Mangkung diproses hukum karena sikapnya yang disinyalir berpolitik praktis telah melanggar ketentuan perundangan.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here