Beranda Publik Politik Upacara HUT NTB Dihilangkan, Zul Dapat Kritik Pedas

Upacara HUT NTB Dihilangkan, Zul Dapat Kritik Pedas

262
0
BERBAGI
Gubernur Zul saat menunjukkan Rekor Muri saat malam puncak HUT NTB ke-60

Editorial Koranmerah [Selasa,18/12]


Kebijakan Pemerintah Provinsi NTB melaui Gubernur dan Wakil Gubernur NTB, Zulkieflimansyah dan Sitti Djalillah dalam meniadakan upacara seremonial Hari Ulang Tahun (HUT) Nusa Tenggara Barat (NTB) ke-60 yang jatuh pada 17 Desember 2018 kemarin dikritik berbagai pihak.

Salah satu yang melonarkan kritik itu adalah kader muda NU yakni Forum komunikasi generasi muda Nadlatul Ulama (FKGMNU), Suaeb Qury.

Qury sapaannya menilai bahwa kebijakan meniadakan upacara seremonial dirgahayu ke-60 tersebut merupakan kebijakan konyol yang tidak menghargai para pendiri NTB.

“Ini konyol dan seolah tidak menghargai apa yang dilakukan oleh para pendiri NTB. Apa salahnya sih tradisi upacara ini dilaksanakan. Toh tidak menghabiskan biaya ketimbang acara seremonial NTB expose tekhnopark dan NTB expose student beasiswa di Epicentrum yang menghabiskan APBD,” kritik Qory, Selasa (18/12) di Mataram.

Lebih lanjut, Qory mengingat Zul, Sebagai negarawan, Gubernur diharap mencintai tradisi.

Selain kritik soal tidak adanya Upacara HUT NTB, Qory juga mengkritik pengiriman mahasiswa ke luar negeri. Qory menyatakan Zul tidak saja menunjukkan kebolehan pribadinya seperti mengirim mahasiswa study ke Luar Negeri.

“Sejatinya harus diperkuat keberadaan kampus dalam Negeri dong.” Tambahnya

Untuk diketahui, pada HUT NTB ke-60 digelar, Senen (17/12) kemarin berbagai kegiatan dilakukan di antaranya yakni Gubernur bersama masyarakat menggelar bersih sungai dari jembatan Udayana sampai ujung Sungai Jangkok, mengajak masyarakat tidak mampu untuk silaturrahim dan makan bersama di Pendopo Gubernur di Jalan Pejanggik.

Sementara pada malamnya di puncak HUT, Gubernur menggelar pesta rakyat dan tasyakuran serta penyerahan DIPA dan penandatanganan MoU berbagai pihak. [Iba]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here