Beranda Nasional Kunjungi Korban Tsunami di Lampung, Jokowi Tawarkan Relokasi

Kunjungi Korban Tsunami di Lampung, Jokowi Tawarkan Relokasi

80
0
BERBAGI
Jokowi saat mengunjungi korban tsunami di Lampung/Net

Editorial Koranmerah [Rabu,2/1]


Presiden Jokowi mengawali tahun 2019 dengan mengunjungi korban terdampak tsunami Lampung Selatan yang terjadi pada Sabtu (22/12/2018) pekan lalu.

Jokowi mendatangi Desa Kunjir, Kecamatan Rajabasa, Lampung Selatan, Rabu (2/1/2019). Kedatangan Jokowi ke Lampung Selatan ini disambut warga.

Turut mendampingi Jokowi dalam kunjungan kerja ke Lampung Selatan, yakni Menko Polhukam Wiranto, Menteri Kesehatan Nila F Moeleok, Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko, Menteri Sosial Agus Gumiwang Kartasasmita, dan Menteri PUPR Basuki Hadimuljono.

Diketahui, desa tersebut menjadi salah satu daerah terdampak tsunami Lampung yang terbilang cukup parah.

Dalam kesempatan ini, Jokowi pun mengajak warga Desa Kunjir mengobrol di bawah pohon, dengan posisi nongkrong.

Jokowi yang mengenakan kemeja putih lengan panjang dan celana jins biru, mengawali pembicaraan sembari nongkrong. Warga pun mengikutinya dengan ikut nongrong bareng.

Saat berdiskusi, Jokowi menjelaskan bahwa pemerintah akan merelokasi rumah warga, yang berada di pesisir pantai.

“Nanti mau ya untuk direlokasi?” tanya Jokowi kepada warga.

Namun, warga menyampaikan kepada Jokowi bahwa ada sebagian yang menerima relokasi dan belum.

Hal itu mengingat tempat tinggal mereka saat ini merupakan kawasan tempat wisata yang selalu ramai.

Sehingga, hal itu menjadi mata pencarian warga dengan berdagang.

Tidak lebih dari 15 menit, Jokowi kemudian berdiskusi bersama warga Desa Kunjir.

Setelah dari Desa Kunjir, kunjungan Jokowi ke Lampung Selatan berikutnya menuju Desa Way Muli, yang terletak tidak jauh dari Desa Kunjir.

Pantauan di lokasi, rumah-rumah yang berada di pesisir pantai di Desa Kunjir dan Desa Way Muli, mayoritas rata dengan tanah.

Namun, ada juga rumah yang masih utuh karena bangunannya yang kokoh dan tinggi.

Untuk diketahui, tsunami Selat Sunda mengakibatkan 437 orang meninggal dunia dan 7.202 luka-luka.

Jumlah pengungsi tercatat mencapai 34.817 orang. Di Lampung Selatan sendiri, korban jiwa tercatat mencapai 118 orang.

sumber:teropongsenayan

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here