Beranda Publik Politik Khawatir Ada Ghanimah Pemilu, Bawaslu Lombok Tengah Rekrut PTPS

Khawatir Ada Ghanimah Pemilu, Bawaslu Lombok Tengah Rekrut PTPS

297
0
BERBAGI
Suasana rapat kerja teknis pembentukan Pengawas TPS Lombok Tengah

Koresponden Koranmerah [Minggu,3/2]


Bawaslu Lombok Tengah membentuk Pembentukan Pengawas Tempat Pemungutan Suara [PTPS] di masing masing TPS untuk Pemilu April mendatang.

Pembentukan PTPS ini ditujukan guna mewujudkan pemilu yang yang berintegritas dan kredibel. Rekrutmen PTPS oleh Bawaslu Kabupaten Lombok Tengah secara khusus baru kali ini dilakukan, sebab tahun lalu, mekanismenya berbeda dalam hal pengawasan pemilihan.

” Pembentukan PTPS baru sekali ini terbentuk sebab dipandang perlu untuk diharapkan sebagai ujung tombak untuk memberikan Informasi terkait kondisi pemilihan yang ada di grassroot atau TPS setempat,” ungkap  Devisi Penyelesaiaan Sengketa Bawaslu Loteng, Harun Azwari dalam rapat kerja teknis Pengawas TPS Lombok Tengah, Sabtu,[ 3/2/2019].

Pihak Bawaslu mengakui bahwa posisi penyelenggara pemilihan dalam hal ini Bawaslu dan KPU sangat riskan dan cendrung diperebutkan, sebab masih dianggap sebagai bisa dimainkan oleh para politisi. Tak jarang petinggi parpol berupaya menggoyahkan integritas komisioner dan anggota penyelenggara pemilu.

” Selain itu juga, pengawas harus lebih pintar daripada yang di awasi, harus yang handal, serta punya kemampuan karena di TPS nanti tidak bisa dijamin adanya permainan yang tidak sehat, selanjutnya tunjukkan kinerja dengan baik,” jelas Harun.

” Pemilu kali ini cukup berat sebab diselenggarakan secara serentak sehingga tensinya berbeda, apalagi dengan sistem parliementary tresshold, sehingga ini juga memicu seluruh peserta pemilu untuk masuk dalam parlemen”. Tandasnya.

Oleh sebab itu, pihak Bawaslu Kabupaten Lombok Tengah menegaskan agar sebagai penyelenggara pemilu harus siap siaga dengan melakukan rekrutmen pengawas TPS ( PTPS ) yang diharapkan dapat membantu dalam pengawasan, yang punya loyalitas yang tinggi bagi bawaslu.

PTPS yang punya loyalitas kepada Bawaslu harus menjadi prioritas perekrutan sebab Bawaslu Berkaca pada penyelenggaraan Pemilu tahun sebelumnya.

” Bagaimana mereka punya loyalitas dan integritas yang tinggi, jangan sampai tergiur dengan adanya gonimah atau harta rampasan Pemilu yang cendrung akan menciderai proses berdemokrasi kita,” tekan Harun Azwari.

Hal yang sama disampaikan oleh Lalu Fauzan Hadi Komisioner Bawaslu Lombok Tengah dalam sambutannya menyatakan selain unsur PTPS, Pengawas juga harus meperhatikan saksi dari masing masing Parpol.

” Parpol saksi dianggap menjadi unsur penghalang bagi pemilu karena cendrung ecek ecek. Maka dari itu, Bawaslu Lombok Tengah akan mengadakan bimtek kepada parpol peserta Pemilu tahun 2019. Selain itu, kita sebagai pengawas harus juga memperhatikan desa-desa rawan yang cendrung menjadi medan Ghanimah. Sebab menurut kebiasaan politik yang salah, pemberian uang adalah hal wajar sebab kalo tidak ada uang maka tidak ada kampanye menurut masyarakat,” jelasnya panjang lebar.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here