Beranda Hukum Kriminal Warga Pemepek Ini Diamankan Polisi, Diduga Potong Dana PKH

Warga Pemepek Ini Diamankan Polisi, Diduga Potong Dana PKH

2458
0
BERBAGI
Satuan Reskrim Polres Lombok Tengah (Loteng) mengamankan inisal MN warga Desa Pemepek, Kecamatan Pringgarata

Koresponden Koranmerah [Rabu,6/2]


Satuan Reskrim Polres Lombok Tengah (Loteng) mengamankan inisal MN warga Desa Pemepek, Kecamatan Pringgarata, Senin (04/02).  Pelaku diamankan karena diduga melakukan pemotongan pemberian uang PKH milik warga setempat.

Kapolsek Pringgarata Loteng, AKP Afrijal, SIK yang dikonfirmasi membenarkan telah mengamankan pelaku tersebut.  Namun terhadap kasus maupun pelaku sekarang sudah dibawa ke Polres Loteng untuk proses lebih lanjut.

“ Kasus itu langsung ditangani oleh Polres Loteng, coba langsung cek kesana,” jelasnya, kemarin.

Ia menyatakan, dari informasi yang pihaknya terima dari warga bahwa kasus ini berawal saat pelaku dipercaya oleh puluhan penerima PKH warga Dusun Gelogor Desa Pemepek untuk mencairkan dana PKH.  Namun setelah dicairkan di kantor Pos Pringgrata pada hari,  Jumat (01/02), pelaku langsung membagikan dana tersebut kepada warga tanpa diberitahu berapa nominal yang didapatkan oleh masing masih warga PKH.

Sehingga kerena warga merasa curiga dengan jumlah uang yang mereka terima, warga langsung menanyakan kepada yang bersangkutan. Namun pelaku tidak tidak memberikan data  nominatif penerima yang diminta oleh warga sehingga memicu kemarahan warga .

Kemudian, pada hari Senin (4/02) sekitar pukul 03.00 wita warga kembali mendatangi rumah yang bersangkutan untuk meminta data tersebut,  sehingga aparat yang menerima laporan itu langsung menuju rumah pelaku, kemudian mengamankan pelaku ke Polsek kemudian dibawa ke Polres Loteng.

Dari tangan pelaku, barang bukti (BB) yang juga diamankan berupa uang sejumla Rp 23 juta lebih diduga sisa pemotongan dari pemerima bantuan PKH tersebut, 51 buah kartu atm milik peserta PKH, 40 buah buku tab milik peserta PKH, Satu lembar daftar nominatif  penerima PKH warga setempat.

Sementara itu,   Kasat Reskrim Polres Loteng, AKP  Rafles P Girsang melalui Kaur Reskrim Polres Loteng, IPTU Gisiyasa membenarkan telah mengamankan pelaku di Polres Loteng, itu dilakukan guna menghindari hal –hal yang tidak diingkan terjadi ditengah masyarakat.

“Sekarang terhadap pelaku masih dalam pemeriksaan intensif oleh penyidik terkait perbuatan pelaku itu,” jelasnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here