Beranda Hukum Kriminal Bantah Gadai Aset Desa, Kades Mangkung Sebut Tuduhan Politis. Begini Katanya

Bantah Gadai Aset Desa, Kades Mangkung Sebut Tuduhan Politis. Begini Katanya

424
0
BERBAGI
Kepala Desa Mangkung, Lalu Samsul Rijal membantah telah menggadaikan tanah pecatu aset desa Mangkung

Koresponden Koranmerah [Jumat,8/2]


Kepala Desa Mangkung, Lalu Samsul Rijal membantah menggadaikan tanah pecatu seluas 2 hektar kepada warga sesui tudingan tokoh pemuda yang ada di desa Mangkung.

Rijal menjelaskan tanah aset desa yang disebut tanah pecatu itu dari dulu memang digarap oleh warga secara turun temurun. Menurut Rijal, jika dia menggadaikan lahan pecatu itu, maka ia minta ditunjukkan kwitansi pembayaran.

” Yang mengerjakan tanah pecatu ini sudah turun temurun dari dulu adalah masyarakat kami dan kalau memang saya sudah menggadai lahan 2 hektar tentu ada kwitansi gadai tanggap antara kades mangkung dengan yang mengerjakan sawah.” Jelas Rijal.

Lebih lanjut Rijal, tuduhan dan tudingan kepada dirinya terkait tanah gadai tanah pecatu ini tak lebih dari intrik politik semata. Dimana dalam masa jabatannya yang tinggal satu tahun ini, bisa saja ada lawan politiknya yang mencoba menjatuhkan kepemimpinan dirinya guna kepentingan Pilkades pada tahun 2020 nanti.

” Jabatan saya masih lagi satu tahun. Mengingat desa mangkung mau pilkades tahun 2020, jadi wajar kalau segala cara dipakai untuk saling melempar komentar mudahan desa Mangkung selalu aman dan dihindari dari segala macam bahaya.” Tandasnya.

Sebelumnya, tokoh Pemuda Mangkung, Awenk menuding Kades Rijal menggadai lahan aset desa dalam bentuk tanah pecatu seluas 2 hektar kepada warga bernama Ans dan Mq.R. Menurut Awenk, tanah tersebut tidak boleh digadai karena aset desa, bukan milik pribadi kades.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here