Beranda Publik Politik Pansus Penjualan Asrama Ke Malang, Ini Permintaan Mahasiswa Loteng

Pansus Penjualan Asrama Ke Malang, Ini Permintaan Mahasiswa Loteng

166
0
BERBAGI
Ketua Pansus Penjualan asrama mahasiswa, M.Samsul Qomar saat bertemu dengan mahasiswa di Malang

Koresponden Koranmerah [Kamis,14/2]


Panitia Khusus Penjualan asrama mahasiswa Lombok Tengah berkunjung ke Malang tempat lokasi asrama itu berada, [13/2].

Pansus menemui mahasiswa di Lombok Tengah yang sedang kuliah di Malang. Tujuannya adalah menyerap aspirasi dari mahasiswa terhadap rencana penjualan aset Pemda Loteng tersebut.

Dipimpin ketua Pansus, M. Samsul Qomar, Pansus berbicara dengan ketua dan anggota Persatuan Mahasiswa Tastura di Malang terkait rencana penjualan aset tersebut.

Ketua persatuan Mahasiswa Tastura [Matur] Malang, Muhammad Imam Multazami menyampaikan keluhan terhadap lokasi asrama saat ini, selain jau dari tempat perkualiahan, tapi juga rawan terjadi tindak kriminal di lokasi asrama saat ini sehingga sudah tidak ditempati oleh mahasiswa.

Sebenarnya, Matur Malang sudah lama mengusulkan untuk dipindah, namun tidak pernah ditindak lanjuti oleh Pemda Lombok Tengah. Sehingga kedatangan Pansus penjualan asrama ini disambut gembira oleh mahasiswa.

” Kami sudah setuju dengan penjualan itu, namun pemerintah memberikan asrama baru yang lebih layak dan tempat strategis bagi kami. Melihat tempatnya yang sekarang terlalu jauh untuk mahasiswa. Akses jarak terlalu jauh, kira kira dari Leneng sampai Ubung jaraknya.” Kata

Selain itu, Imam mengusulkan lokasi yang strategis menurut mahasiswa berada di wilayah Merju Sari. Dimana lokasi ini dipandang sangat strategis, dekat dengan semua kampus. Semua mahasiswa akan mencapai kampus hanya dalam jarak tempuh 5-7 menit.

” Merju Sari ini berada di tengah-tengah. Ke UMM 5 menit, ke UB 4 Menit, ke UIN 2 menit,” kata Aerul mencontohkan.

Lebih lanjut, Imam menyatakan karena tidak adanya asrama, mahasiswa di Malang tidak memiliki untuk berkegiatan, padahal mahasiswa Lombok Tengah di Malang sebanyak 400 orang di 10 Kampus.

” Selain itu, tidak semua mahasiswa berkecukupan, mereka juga kuliah karena mendapatkan beasiswa,” tambahnya.

Sementara itu, Ketua Pansus Samsul Qomar menyatakan pengecekan lokasi dan penyerapan aspirasi ini penting dilakukan Pansus untuk mengumpalkan data sebagai analisa sebelum melakukan tindak lanjut penjualan aset asrama tersebut.

” Ya sementara kita serap aspirasi mahasiwa dan ngecek lokasi yang strategis di wilayah Malang untuk cikal bakal asrama baru. Ada aspirasi berbentuk surat pernyataan bersama Pansus dan Matur malang untuk segera bisa terealisasi , kita akan proses sesuai perisedur yang ada,” terangnya.

Sementara itu, untuk lokasi asrama yang baru sesui usulan mahasiswa, Pansus akan menjadikannya catatan untuk ditelisik lebih lanjut.

” Prinsipnya kita akan tambung semua usul dan saran,” tandasnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here