Beranda Hukum Kriminal Polisi Temukan Identitas Pelaku Pembakar Rumah Direktur Walhi NTB di Menemeng

Polisi Temukan Identitas Pelaku Pembakar Rumah Direktur Walhi NTB di Menemeng

608
0
BERBAGI
Polres Lombok Tengah ungkap pembakar rumah Direktur Walhi NTB, Murdani di Desa Menemeng

Koresponden Koranmerah [Kamis,14/2


Kepolisian Resor Lombok Tengah akhirnya bisa menyingkap tabir pelaku pembakaran yang  menimpa rumah dan mobil milik direktur Eksekutif WALHI NTB, Murdani yang berada di Dusun Gundul Desa Menemeng Kecamatan Pringgarata yang terjadi pada Senin  dini hari (28/1) sekitar pukul 03.00 wita lalu. Saat ini meskipun pelaku belum tertangkap, namun penyidik sudah menemukan ciri- ciri dan jumlah pelaku pembakaran itu.

Kasatreskrim Polres Lombok Tengah, AKP Rafles P Girsang menyampaikan, saat ini pihaknya belum menerima hasil pemeriksaan yang dilakukan oleh Tim Laboratorium dan Forensik (Labfor) Polda Bali yang dilakukan beberapa waktu lalu, hanya saja dari pemeriksaan yang mereka lakukan diinternal Polres, ternyata sudah ditemukan adanya indikasi. Terlebih untuk membongkar kasus tersebut, pihaknya menggunakan alat canggih milik Polri.

“Untuk menyelidiki kasus  pembakaran rumah Direktur Walhi NTB ini, kita sudah memeriksa sekitar 32 saksi dan kita sudah menggunakan tekhnologi Polri yakni ITE yang ada. Yang jelas pelaku lebih dari dua orang,”ungkap Kasatreskrim Polres Lombok Tengah, AKP Rafles P Girsang, Rabu (13/2)

Hanya saja, pihaknya enggan membeberkan ciri- ciri pelaku dan hasil pemeriksaan yang dilakukan. Namun pihaknya sudah mendalami kasus tersebut bahkan dari sebelum kejadian, hal itu dilakukan dengan cara menelusuri korban melakukan komunikasi dengan siapa saja.

“ Yang jelas dari pemeriksaan kita tidak mungkin korban membakar sendiri rumahnya, apalagi yang terbakar adalah pintu dan korban keluar dari atas rumahnya,” ujarnya.

Diakuinya bahwa kasus ini menjadi atensi mereka, pihaknya juga masih menunggu hasil dari Labfor Polda Bali yang nantinya hanya menjelaskan asal api darimana saja dan bahan yang digunakan dalam melakukan pembakaran itu, Sementara untuk pelaku, bukan ranah dari Puslabfor.

“ Kalau untuk pelaku nantilah, kalau kita sebutkan nanti malah mereka akan kabur,”jelasnya

BACA JUGA: Sekali Putar Rp.20 Ribu, 4 Pemuda di Lombok Timur Diamankan Polisi

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here