Beranda Publik Politik Sumbawa Barat Pakai Aplikasi Musrenbang Online. Dapat Dipantau Masyarakat

Sumbawa Barat Pakai Aplikasi Musrenbang Online. Dapat Dipantau Masyarakat

414
0
BERBAGI
Kepala bidang Litbang Bapedda Sumbawa Barat, Ikramansyah

Koresponden Koranmerah [Senin, 25/2]


Badan perencanaan pembangunan daerah dan penelitian pengembangan (Bappeda dan Litbang) Kabupaten Sumbawa Barat berencana akan memperkenalkan aplikasi baru kepada Kecamatan, Desa dan Kelurahan.

Musyawarah perencanaan pembangunan (Musrembang) tingkat Kabupaten Kabupaten Sumbawa Barat yang akan di laksanakan tanggal 18-21 Maret 2019 di KTC.

” Model musrembang kali ini sekaligus perkenalan aplikasi baru yang di luncurkan Bapedda KSB yaitu aplikasi E-musrembang,” jelas Kepala Bappeda dan litbang Kabupaten Sumbawa Barat melalui Kepala bidang Litbang Ikramansyah, ST.,MT.

Sebelumnya pra musrembang di tingkat Kecamatan sudah diperkenalkan aplikasi ini kepada pihak Kecamatan agar mempermudah mereka mengisi poin yang ada di E- Musrembang.

” Di tingkat Kecamatan sudah kami suru mereka mengisi poinnya, dimulai sejak tanggal 4-8 Februari 2019 lalu,” terangnya. Pada Senin, (25/2).

Dia juga menjelaskan pihak Kecamatan mengisi usulan dasar dari Desa Kelurahan dan masyarakat semuanya diinput terlebih dahulu di Kecamatan.

Ia menerangkan usulan yang paling banyak diusulkan dari Kecamatan Taliwang sebanyak 400 usulan di susul Kecamatan lain.

Pada musrembang tingkat Kabupaten nantinya setiap usulan dari Kecamatan akan kembali di sajikan dan harus ada komentar dari masyarakat baru disetujui.

Sekedar informasi bahwa aplikasi E- Musrembang nanti bisa dipantau oleh masyarakat dan aplikasi ini lebih memudahkan kita semua.

Dia menuturkan rencananya nanti musrembang akan dilaksanakan 4 hari yaitu 3 hari pra rencana musrembang dimulai dari 18 sampai 201 dan 21 Maret baru pembukaan Musrembang.

Pada saat pra musrembang nanti dibahas lebih eksplisif baik itu fisik, modal, ekonomi, perencanaan dan masih banyak lagi.

Dengan aplikasi E- Musrembang nantinya masyarakat tinggal memeprint saja dokumen yang di cari. Begitu juga dengan anggota dewan, mereka juga nantinya akan memakai sistem E- Pokir.

” sebenarnya kita sudah punya banyak aplikasi, namun saat ini kita jalankan aplikasi perencanaan dulu baru yang lainnya.

Bappeda sendiri bekerja sampai bulan Mei atau Juni untuk menyusun rencana kerja Pemerintah daerah sampai 2020 kedepan.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here