Beranda Hukum Kriminal Kisruh KNPI Kota Bima, Muhsin Laporkan Mutmainah Terkait Penyelewangan Anggaran

Kisruh KNPI Kota Bima, Muhsin Laporkan Mutmainah Terkait Penyelewangan Anggaran

229
0
BERBAGI
Ketua KNPI Versi Munas Jakarta, Muhsin melaporkan Ketua KNPI Versi Munas Papua, Mutmainah terkait penyelewengan Anggaran

Koresponden Koranmerah [Kamis, 28/2]


Ketua KNPI Kota Bima versi Jakarta, Muhsin melaporkan Ketua KNPI Kota Bima versi Papua, Hj.Mutmainah Haris dengan dugaan menyalahgunakan anggaran APBD Murni Kota Bima Tahun 2018 sebesar Rp. 100 juta, Rabu [28/2].

Muhsin dalam siaran persnya menyampaikan, diduga anggaran tersebut disalahgunakan oleh Mutmainah menggunakan organisasi KNPI. Tak hanya itu, diduga kuat penggunaan anggaran tersebut tidak memiliki SPJ. Muhsin menilai, yang dilakukan oleh Mutmainah sudah melanggar administrasi dan ketentuan yang berlaku di KNPI Kota Bima.

” Karena sesuai hasil audensi dengan DPRD bulan Januari lalu, bahwa pihak DPRD lewat banggar tidak pernah megetuk anggaran diperuntukan kepada KNPI. Kemudian Kepala BPKAD juga mengakui mencairkan anggaran tersebut melalui penawaran proposal yang berlandaskan SK DPP KNPI tahun 2015, saat kepemimpinan Rifait Darus di pusat,” bebernya.

Kata dia, KNPI yang dipimpin oleh Mutmainah belum memiliki SK kepengurusan DPD II Kota Bima, sekaligus tidak memiliki program kerja, sebagai syarat pencairan anggaran. Maka pencairan anggaran yang sudah dilakukan Mutmainah dianggap cacat hukum.

“Aturannya, setelah pelantikan harus dilaksanakan Rakerda. Kemudian program kerja, hasil rakerda tersebut diajukan ke DPRD. Sehingga DPRD akan mendisposisikan ke pihak Eksekutif. Namun langkah itu diabaikan dan dilanggar oleh Mutmainah secara konstitusional maupun secara organisatoris,” imbuhnya.

Mutmainah, sambung Mushin telah mencairkan anggaran tersebut tidak melewati prosedur. Dimana anggaran itu dicairkan pada akhir bulan November melalui BPKAD Kota Bima, sedangkan Mutmainah dilantik Desember 2018.

” Masa pencairan bulan November, sedangkan pelantikan bulan Desember. Itu kan konyol, kemudian yang lebih lucu, anggaran itu dicairkan menggunakan SK DPP KNPI,” tandasnya.

Muhsin juga menambahkan, selain melaporkan penggunaan anggaran tersebut, dirinya juga melaporkan Mutmainah terkait pernyataannya yang mengatakan KNPI kubu Muhsin abal-abal dan tidak diakui seperti yang tertuang dalam berita Kabar Bima beberapa waktu lalu.

Sementara itu Kanit SPKT Dua Aiptu M Taher membenarkan adanya laporan tersebut, berkas laporan itu akan dilimpahkan ke Sat Reskrim untuk diproses lebih lanjut.

Ditempat terpisah, Ketua KNPI Kota Bima versi Mutmainah Haris ketika dikonfirmasi media ini melalui pesan singkat tidak memberikan komentar perihal pelaporan dirinya.

“Itu aja pak wartawan, tidak ada tanggapan,” ucapnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here