Beranda Publik Politik JKSN NTB: Penceramah Kasar Ditolak Masuk Ke Pulau Seribu Masjid

JKSN NTB: Penceramah Kasar Ditolak Masuk Ke Pulau Seribu Masjid

199
0
BERBAGI
Pelantikan Pengurus Jaringan Kyai-Santri Nasional di NTB

Koresponden Koranmerah [Minggu, 3/3]


Jaringan Kyai – Santri Nasional Nusa Tenggara Barat (JKSN NTB) mempersilahkan penceramah berbahasa sejuk untuk memberikan ceramahnya di wilayah NTB.

Namun sebaliknya, JKSN NTB menyatakan menolak kedatangan penceramah jika hanya menyampaikan ceramah di NTB dalam bahasa kasar

“Datangkanlah orang-orang (penceramah.red) yang bisa berkata sejuk. Jangan sampai mendatangkan orang-orang dengan bahasa-bahasa yang kasar di NTB,” ujar Ketua JKSN NTB, DR. TGH Azmi Hamzar., MH di Mataram pada Minggu (3/3/2019).

Menurut DR. TGH Azmi Hamzar selama ini masyarakat NTB sudah dalam suasana yang aman, damai dan sejuk. Suasana tersebut diharapkan tetap tercipta hingga pesta demokrasi pemilihan Presiden dan Wakil Presiden 2019 berakhir.

Jikapun ada penceramah dari luar NTB, TGH. Azmi Hamzar berharap agar penceramah ini menggunakan metode dakwah Islami, yaitu bil hikmah, wal mauizatil hasanah, dan wal mujadalah allati hiya hasan.

“Kami berharap datangkanlah orang-orang yang datang ke NTB ini orang yang menyejukkan, artinya mengajak orang dengan cara yang baik (bahasanya.red)” kata TGH. Amir Hamzar di sela-sela pelantikan Pengurus JKSN lima Kabupaten/kota di NTB.

Kepengurusan yang dilantik langsung oleh Ketua JKSN NTB tersebut yaitu JKSN Kota Mataram, Lombok Barat, KLU, Lombok Tengah dan Lombok Timur.

Pelantikan dan pengukuhan Pengurus JKSN Kabupaten Kota tersebut dirangkaikan pula dengan deklarasi pemilu damai dan tolak politisasi SARA. Selain dekkarasi pemilu damai, JKSN NTB juga menyatakan dengan tegas untuk mendukung pasangan nomor urut 1, Jokowi-Ma’ruf Amin.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here