Beranda Nasional Ketika Kubu Prabowo Laporkan 17,5 Juta Pemilih Mencurigakan

Ketika Kubu Prabowo Laporkan 17,5 Juta Pemilih Mencurigakan

239
0
BERBAGI
Direktur Komunikasi dan Media Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi, Hashim Djojohadikusumo saat melaporkan DPT mencurigakan sebanyak 17,5 juta pemilih

Editorial Koranmerah [Selasa, 12/3]


Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi melaporkan belasan juta data mencurigakan pada Daftar Pemilih Tetap (DPT) untuk Pemilu 2019.

Direktur Komunikasi dan Media Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi, Hashim Djojohadikusumo mengatakan, berdasarkan hasil analisis tim IT mereka, ditemukan ada banyak data mencurigakan yang berpotensi sebagai data ganda dan invalid.

“Menurut tim IT kami masih ada masalah sejumlah nama kurang lebih 17 juta 500 ribu nama ya itu minimal,” kata Hashim di Kantor KPU, Jalan Imam Bonjol, Menteng, Jakarta Pusat, Senin (11/3).

Pantauan redaksi, adik kandung Capres 02 Prabowo Subianto ini datang bersama beberapa petinggi partai koalisi Indonesia Adil Makmur. Diantaranya, Sekretaris Jenderal Partai Demokrat Hinca Panjaitan, Ketua DPP Partai Gerindra Ahmad Riza Patria, dan Kepala Bidang Advokasi DPP Partai Gerindra Habiburokhman.

Hashim mengaku mereka diterima oleh Ketua KPU Arief Budiman dan Komisioner KPU Viryan Azis. Kepada mereka, Hashim mengaku kedua pimpinan KPU itu mempersilahkan BPN untuk melakukan verifikasi dan investigasi langsung ke lapangan.

“Ini yang kami sampaikan dan kami berbahagia dari KPU ada tanggapan cukup positif. Nanti kami akan diberikan waktu untuk mengadakan, bukan coklit tapi pengecekan lapangan bersama secara random kita akan cek beberapa hal,” pungkasnya.

Data yang dimaksud yakni terdapat jutaan orang yang terlahir dalam tanggal yang sama. Misalkan orang yang lahir pada tanggal 1 Juli mencapai 9,8 juta jiwa, tanggal 31 Desember 3 juta lebih, dan tangga 1 Januari 2,3 juta lebih.

Keanehan lainnya yakni ada 300 ribu orang yang berumur di atas 90 tahun, dan 20.475 orang yang berumur di bawah 17 tahun namun masuk ke DPT. [Ruslan Tambak]


Sumber: Kantor Berita Politik Rmol.co

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here