Beranda Nasional Sebut Pilpres Bukan Perang, Ini Permintaan Suhaili Ke ASN Dan Para Ulama

Sebut Pilpres Bukan Perang, Ini Permintaan Suhaili Ke ASN Dan Para Ulama

240
0
BERBAGI
Bupati Loteng, Suhaili FT saat sidak dalam gelar pasukan jelang Pemilu di Alun-ALun Tastura Loteng, 22/3/2019

Koresponden Koranmerah [Minggu, 24/3]


Jelang Pilpres yang berlangsung pada 17 April mendatang, Suhu politik semakin memanas. Hal ini dikhawirkan akan menimbulkan gesekan antar masyarakat terhadap perbedaan pilihan presiden.

Ditambahkan lagi dengan berbagai isu yang berseliweran lewat media sosial yang kerap menyuguhkan berita bohong. Yang terkadang membuat masyarakat bergolak akibat informasi yang salah diterimanya.

Untuk itu, Bupati Lombok Tengah, Suhaili FT mengharapkan kepada semua pihak untuk menyudahi peringai yang berlebihan dalam menyambut Pilpres.

Menurut Suhaili kedua tokoh antara Jokowi Dan Prabowo adalah sama-sama baik dan patut menjadi pemimpin bangsa. Siapapun yang terpilih, itu adalah karunia tuhan yang wajib diterima dan disyukuri. Sehingga tidak boleh ada kata cacian dan makian yang mewarnai pesta demokrasi 5 tahun sekali itu.

” Jangan karena kita memilih pemimpin yang sungguh sangat luhur dan mulia tujuannya ini, justru akan kita rusak kepentingan masyarakat yang lebih luas hanya karena kita berbeda,” kata Suhaili saat deklarmasi Pemilu Damai yang diselenggarakan oleh Forum Kerukunan Umat Beragama [FKUB] Lombok Tengah, [22/3].

Suhaili juga menekankan bahwa perbedaan dalam pilihan adalah sesuatu yang lumrah, karena tidak boleh ada pemaksaan dalam memilih pemimpin yang dianggap baik.

Masyarakat Indonesia harus mengingat bahwa diatas perbedaan tersebut, ada adalah persaudaraan yang paling tinggi kedudukannya. Sehingga Bupati 2 priode itu meminta agar semua elemen bangsa tidak terpecah belah karena perbedaan pilihan dalam Pilpres.

” Kita ini bukan berperang. Dan siapapun yang dikaruniakan oleh Allah orang yang layak memimpin negeri ini ke depan, dia harus tunduk dan taat kepada aturan negara ini. Tidak sembarangan,” katanya

Untuk itu, Pria yang juga ketua DPD 1 Golkar NTB ini meminta semua pihak untuk menyampaikan pesan kedamaian kepada sanak saudara dan keluarga.

Ia juga menyerukan bawahannya para ASN di Lombok Tengah untuk memberikan pengarahan kepada warga sekitar terhadap pentingnya menyambut Pemilu dengan damai tanpa permusuhan.

Selain itu kepada para tokoh agama, Suhaili berharap dalam ceramah keagamaan menyelipkan tentang pemilu damai, termasuk dalam Khutbah Jumat.

” Kami berharap kepada komponen agama, Majlis Ulama Indonesia, mungkin bisa membuat atau menyebarkan Khutbah Jumat bagaimana memilih pemimpin ini dengan damai dan bermartabat,” tandasnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here