Beranda Hukum Kriminal Mayat Ditemukan di Sungai Takoe Kuripan. Ternyata Ini Penyebab Kematiannya

Mayat Ditemukan di Sungai Takoe Kuripan. Ternyata Ini Penyebab Kematiannya

238
0
BERBAGI
Sesosok mayat ditemukan di sungai Takoe Kuripan ,Lombok Barat

Koresponden Koranmerah [Kamis, 04/4]


Warga Dusun Monto, Desa Kuripan digegerkan dengan penemuayan Mayat Laki-Laki di  Sungai Takoe, Dusun Monto, Desa Kuripan, Kec.  Kuripan, Kab. Lobar, [3/4].

Mayat pertama kali ditemukam oleh Rosi, dan Jumnah, warga  Dusun Monto, Desa Kuripan, Kec. Kuripan, Kab. Lobar.

Rosi menceritakan bahwa saat mandi di kali, pandangannya mengarah kepada benda yang mengapung mirip boneka.

Bersama  Jumnah, Rosi kemudian  bersama-sama mendekatinya untuk memastikan itu boneka apa manusia.

“Setelah beberapa menit kami perhatikan, dipunggung jenazah banyak lalat dan bercak darah sehingga kami yakin itu manusia,” Rosi menjelaskan.

Jumnah menghubungi orang tuanya dan  warga serta melaporkan penemuan mayat tersebut kepada Bhabinkamtibmas dan Polsek Gerung.

Kasubbag Humas Polres ombok Barat Iptu Ketut Sandiarsa, SH mengatakan bahwa menindaklanjuti laporan tersebut personel Polsek Gerung mendatangi TKP, sedangkan korban langsung melakukan evakuasi untuk dibawa ke korban.

“Warga mengenali korban, dan diketahui bahwa korban beridentitas bernama Rudi, laki-laki berusia 80 tahun, warga Penurunan Puntik, Desa Babussalam, Kec. Gerung, Kab. Lobar,” katanya

Dengan adanya penemuan mayat tersebut selanjutnya pihak kepolisian mendatangi keluarga korban.

Mahli yang merupakan  sepupu korban menuturkan bahwa korban pergi tanpa pemberitahuan kepada keluarga pada tanggal 1 April 2019.

“Pihak keluarga sudah berusaha mecari namun tidak ada informasi, hingga saat ini kami mendapat informasi bahwa ada penemuan mayat, di Sungai Takoe,” ungkapnya kepada petugas.

Mahli juga menceritakan bahwa setelah mendapatkan Informasi penemuan mayat, Bersama dengan anggota keluarga lainnya langsung mendatangi TKP.

Setelah melihat jenazah tersebut, pihak keluarga langsung memastikan bahwa itu merupakan keluarganya.

“Kami pastikan dari baju yang dikenakan korban, sehingga kami yakin itu merupakan Rudi yang menghilang beberapa waktu yang lalu,” imbuhnya.

Mahli juga menyampaikan bahwa Rudi mengalami gangguan kejiwaan atau kurang sehat. Pihak keluarga korban Iklas menerima kematian korban.

Pihak keluarga korban menolak untuk dilakukan otopsi dan dengan ikhlas menerima kematian korban serta akan dilakukan proses pemakaman.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here