Beranda Publik Politik Siap Jadi Srikandi di Parlemen Lombok Tengah. Ini Gagasan Sri Hidayanti

Siap Jadi Srikandi di Parlemen Lombok Tengah. Ini Gagasan Sri Hidayanti

503
0
BERBAGI
Caleg PKS Dapil Praya-Praya Tengah, Sri Hidayanti

Koresponden Koranmerah [Rabu, 10/4]


Menjadi Calon Legislatif tak sepenuhnya menjadi impian Sri Hidayanti. Ia terpaksa ikut berkompetisi merebut kursi anggota dewan di parlemen Lombok Tengah karena melihat kondisi saat ini, terutama kondisi perempuan Lombok Tengah yang masih butuh banyak perhatian dari pemerintah.

Perempuan kelahiran Dusun Abian Tubuh, Desa Bunut Baok, Kecamatan Praya 26 tahun silam ini melihat keterwakilan perempaun yang sangat minim di parlemen yang berakibat pada minimnya aspirasi perempuan disuarakan. Sri ingin menjadi jembatan bagi kaum perempuan di Lombok Tengah guna mengakomodir kepentingan perempuan yang tak cukup banyak direalisasikan oleh pemerintah.

” Motivasi jadi Caleg salah satunya yaitu tidak semua kepentingan perempuan bisa diwakilkan oleh laki-laki oleh sebab itu dirasa perlu keterwakilan perempuan di parlemen. Padahal banyak asprirasi perempuan Lombok Tengah yang selama ini masih diabaikan oleh pemerintah karena tidak cukup kuat disuarakan di parlemen Lombok Tengah, ini menjadi motivasi terbesar saya maju menjadi Caleg,” terang Sri.

Selain itu, Perempuan yang juga berlatar pegiat sosial ini menyampaikan sejumlah persoalan yang didera oleh pemerintah saat. Sri mengaku ingin berkontribusi aktif menjadi penyelesai masalah dengan cara memperjuangankan sejumlah kebijakan di parlemen nanti ketika diberikan amanah oleh rakyat nantinya.

Alumni Antropologi Fakultas Sastra Universitas Udayana ini menyatakan ingin ikut serta aktif dalam pembangunan di Lombok Tengah. Ia menyebutkan Lombok Tengah paling tidak mampu bersaing dengan wilayah disekitar dalam kualitas pendidikan, kesehatan termasuk angka harapan hidup dan kesejahteraan yang kesemuanya adalah indikator dari IPM diketahui Lombok Tengah nomor dua terbelakang setelah KLU yg merupakan Kabupaten Bungsu di NTB.

” Tentu untuk mencapai itu semua pemerintah jangan dibiarkan kerja sendiri harus ada porsi parlemen yang merupakan mitra strategis eksekutif sesuai tugas utamanya adalah Legislasi Penganggaran, dan Pengawasan,” terangnya.

Tak hanya itu, sebagai sebagai bagian dari generasi Millenial’s, majunya ia jadi Caleg tidak lepas dari kegalauannya terhadap gererasi Millenial’s saat ini. Yang mana mereka kata sebagian orang adalah generasi kejepit.  Dimana sudah mempunyai tanggungan anak dan juga tidak sedikit menjadi tulang punggung bagi orang tuanya.

Tidak hanya itu, Sri menyatakan disaat yang sama banyak dari generasi muda yang lulus kuliah dan mempunyai tanggungan namun tidak memiliki kerjaan yg layak dan tidak sedikit adalah pengangguran.

” Inilah beban generasi kami yg semestinya ada yg memperhatikan baik dari sisi kebijakan dan anggaran bagaimana itu juga ada keberpihakan,” katanya perempuan yang aktif di Lembaga Kebencanaan MDMC Lombok Tengah ini.

Guna menyerap aspirasi masyarakat lebih banyak guna, politisi PKS ini gencar turun ke masyarakat untuk “Begerusuk”. Dimana ia akan mewakili masyarakat  Kecamatan Praya-Praya Tengah.

” Mohon do’a agar kami bisa menjadi jembatan penyelesai persoalan yang dihadapi bangsa kita saat ini, terutama di Kabupaten Lombok Tengah, ” pungkas ibua dua anak ini.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here