Beranda Publik Politik Jelang Keberangkatan, Kemenag Loteng Berikan Bimbingan Manasik Haji Ke CJH

Jelang Keberangkatan, Kemenag Loteng Berikan Bimbingan Manasik Haji Ke CJH

125
0
BERBAGI
Suasana Manasik Haji di Kantor Kemenag Lombok Tengah

Koresponden Koranmerah [Jumat, 14/6]


Kementerian Agama Kabupaten Lombok Tengah mengumpulkan seluruh calon jamaah haji [CJH] untuk melakukan Bimbingan Manasik Haji berjamaah di kantor Kemenag Lombok Tengah,[13/6].

Bimbingan ini menghadirkan tiga pembimbing yakni bimbingan haji untuk proses perjalanan ibadah haji yang disampaikan oleh TGH Ahmad Tantowi. Bimbingan ini mencakup perihal Sunnah haji, Fardu haji, Larangan haji serta Penjelasan dasar Haji Tamattuq dan Ifrod.

Manasik haji ini adalah salah satu kegiatan yang harus dilewati agar seluruh calon jamaah haji memahami mekanisme perjalanan serta persiapan jamaah sebelum diberangkatkan ke tanah suci Makkah.

Sedangkan untuk persiapan kesehatan, Kemenag Lombok Tengah melalui tim Kesehatan jamaah haji  menyampaikan dimana dalam melaksanakan Haji, Calon Jamaah Haji mesti di cek terlebih dahulu kesehatan jasmani dan rohani nya.

“Jamaah Haji dicek kesehatannya dan data nya dientri melalui Siskohat Kemenag. Dan untuk data yang masuk adalah 864 jamaah. Melalui perekaman yang di masukkan ke data Base Siskohat. Selanjutnya, jamaah akan diberikan Bukti Vaksinasi dari masing-masing puskesmas dan bukti vaksinasi tersebut digunakan untuk bukti jamaah dalam penerbangan pemberangkatan jamaah haji,” jelas tim medis.

Adapun menurut informasi sampai saat ini, dari pihak Kemenag Loteng mengatakan bahwa jumlah Jamaah haji se-Kabupaten Lombok Tengah sebanyak 864 CJH yakni Laki-laki berjumlah 53 persen dan 47 persen untuk jamaah perempuan.

Sedangkan berdasarkan, pihak Kemenag Loteng mengakui bahwa jamaah haji untuk Lombok Tengah masih didominasi oleh Sekolah Dasar sebanyak 380 jamaah dan sisanya adalah Lulusan SLTP ke atas.

Sedangkan dari pengukuran usia, calon jamaah haji Kabupaten Lombok Tengah, Kemenag Loteng mengacu kepada kalkulasi secara nasional yakni sebanyak 60 persen lansia dan memenuhi syarat istito’ah dan Istito’ah dengan pendamping. Sementara untuk jamaah haji yang tidak memenuhi syarat sementara perlu untuk kontrol kesehatan minimal 1 minggu sekali di Puskesmas setempat.

Selain itu juga, Tim Kesehatan Jamaah Haji berpesan kepada seluruh jamaah agar melakukan perilaku hidup bersih dan sehat juga diperhatikan, baik secara makanan, minuman dan pakaian yang digunakan, baik sebelum keberangkatan maupun selama proses ibadah haji berlangsung.

Sebagai tindak lanjut dari kegiatan bimbingan massal Manasik Haji ini, jamaah haji akan dilakukan Manasik haji ulang di KUA di masing-masing Kecamatan.

Sementara itu kepala Kemenag Lombok Tengah,  H.Jalalussayuthy berharap semua persiapan berjalan lancar dan jamaah haji dimudahkan dalam segala proses hingga ke tanah suci untuk menjalankan ibadah yang sangat diidamkan oleh seluruh umat islam ini.

” Semoga jamaah haji kita tidak terkendala apapun hingga keberangkatan nanti,” tukasnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here